Badung, LenteraEsai.id – Gedung Gelanggang Olahraga (GOR) Purna Krida Kerobokan di Banjar Batubidak, Desa Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung pada Rabu, 24 Januari 2024 terbakar. Kebakaran diduga dipantik adanya korsleting atau hubungan pendek arus listrik di gedung tersebut.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Badung yang menerima laporan, langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Kebetulan markas Damkar Badung di Perumahan Dalung Permai, Desa Dalung hanya berjarak kurang lebih 500 meter arah utara TKP kebakaran. Petugas dengan cepat menangani kobaran api. Pemadaman dilakukan dari semua sisi, timur (jalan raya, Red), utara, barat dan dari sisi selatan gedung.
Seorang warga yang bermukin di dekat GOR Purna Krida Kerobokan menyebutkan, api pertama kali terlihat berkobar sekitar pukul 09.00 Wita. Diawali munculnya kepulan asap dari atap gedung, kemudian disusul kobaran api. Saat kebakaran terjadi, di ruang GOR berlangsung aktivitas latihan basket.
Dikatakan pula bahwa sebelum terjadi kebakaran, di kawasan Kerobokan sempat mati listrik. Namun setelah aliran listrik kembali menyata, lantas muncul asap di bagian atap GOR, ujar seorang saksi mata sembari menambahkan, bersaamaan dengan munculnya asap yang cukup tebal, di ruang GOR sedang berlangsung latihan basket.
Masih menurut saksi yang ada di TKP, GOR Purna Krida Kerobokan milik Pemkab Badung itu baru saja selesai direnovasi. Atap gedung menggunakan spandex, dan kap menggunakan baja. GOR itu dikelola Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Badung.
Pengamatan LenteraEsai.id (LE) di TKP, hingga pukul 11.35 Wita secara umum si jago merah sudah bisa dijinakkan petugas Damkar Badung. Cuma di titik-titik tertentu masih terlihat memunculkan asap. Berkat kesigapan petugas pemadam, api tidak sampai merembet ke Gedung SMA Negeri 2 Kuta Utara yang letaknya cukup berdekatan di sebelah barat GOR.
Akibat yang ditimbulkan dari musibah itu kelihatannya tidak terlalu parah dari luar gedung. Atap dan bagian kap bangunan masih utuh. Bahkan bendera-bendera parpol dan poster caleg yang terpasang, tidak ikut terbakar. Tetapi dilihat dari dalam gedung, kondisinya cukup parah. Plapon bangunan hancur.
Kepala Dinas Damkar Badung I Wayan Wirya menjawab awak media massa di TKP menjelaskan, pihaknya menerima laporan kejadian pukul 10.00 Wita. Armada di Pos Dalung Permai langsung diterjunkan menuju TKP. Kemudian disusul Armada yang siaga di Pos Dewi Kunti, Kuta dan beberapa lokasi lainnya.
“Untuk menangani kejadian kebakaran di GOR Purna Krida ini kami kerahkan 12 unit Armada pemadam yang didukung 60 personel. Kami melakukan pemadaman dari semua titik. Dalam dua jam kobaran api bisa kami atasi. Tetapi kami kini masih tetap berjaga-jaga, antisipasi kemungkinan api berkobar kembali,” ujar Wirya yang kala itu mengenakan kostum putih.
Mengenai kerugian yang ditimbulkan akibat kasus kebakaran itu, Kadis Damkar tidak bersedia menyampaikannya. Alasannya, selain karena bukan menjadi tupoksinya, juga masih harus dilakukan penyelidikan dan pendataan oleh pihak yang berwajib. Kadis mempersilahkan awak media massa untuk mengkonfirmasi ke polisi serta ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Badung.
Hingga pewarta LE meninggakan lokasi, Armada Damkar berikut personelnya masih berada di TKP. Termasuk masyarakat juga masih ramai berkerumun di seputar itu. Sedang arus lalu lintas yang sebelumnya sempat dialihkan, sudah dibuka kembali. Yaitu di jalan utama Kerobokan Kaja, baik dari arah utara maupun selatan.
Pewarta: I Made Astra
Redaktur: Laurensius Molan







