Denpasar, LenteraEsai.id – Pemenuhan kebutuhan BBM masyarakat di Bali terus dijaga PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus dengan melakukan penyesuaian pola suplai secara dinamis. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi perubahan pola dan jalur suplai sekaligus memastikan ketersediaan BBM di sejumlah wilayah.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya terus memantau kondisi stok dan suplai di lapangan. Penyesuaian pola distribusi dilakukan berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah.
“Memang sebelumnya keterlambatan pasokan Pertalite. Namun, pasokan telah tiba pada 7 Oktober dan kami terus melakukan pengaturan suplai untuk menjaga ketersediaan BBM di wilayah Bali. Selanjutnya, pasokan berikutnya dijadwalkan tiba pada 11 Oktober 2026,” jelas Ahad, Kamis (8/10/2026).
Menurutnya, Pertamina juga melakukan percepatan pemulihan kondisi suplai dengan mengoptimalkan pengaturan stok, kesiapan sarana dan fasilitas, serta koordinasi operasional. Upaya tersebut dilakukan agar pelayanan BBM kepada masyarakat dapat kembali berjalan optimal.
“Kami akan terus mengupayakan percepatan recovery suplai dan melakukan evaluasi secara berkala agar kondisi ketersediaan BBM dapat segera kembali normal. Kami juga memastikan kesiapan operasional untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Pertamina mengimbau masyarakat menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan. Masyarakat juga diminta tidak mudah terpengaruh maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kondisi pasokan BBM.
Informasi mengenai layanan BBM dan produk Pertamina dapat diperoleh melalui kanal resmi Pertamina. Masyarakat yang mengalami kendala pelayanan atau membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pertamina Call Center 135. (LE-ViV)







