Polisi Selidiki Kematian WNA Australia dan Dua Anaknya di Legian

Polisi selidiki kematian WNA Australia dan dua anaknya di Legian Bali
Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar dan Polsek Kuta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kematian seorang WNA Australia dan kedua anaknya di Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. ANTARA/HO-Humas Polresta Denpasar

Denpasar, LenteraEsai.id – Kepolisian Resor Kota Denpasar menyelidiki kematian seorang warga negara Australia berinisial SDJ (57) bersama dua anaknya, ADS (10) dan LKS (3), yang ditemukan meninggal dunia di Legian Tengah, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (13/9).

Kepala Polresta Denpasar Komisaris Besar Polisi Leonardo David Simatupang di Denpasar, Senin, membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan penyidik masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian ketiga korban.

Bacaan Lainnya

“Penyidik masih melakukan pemeriksaan, termasuk olah TKP, pemeriksaan rekaman CCTV di TKP dan pemeriksaan terhadap para saksi, termasuk terhadap istri korban, untuk memastikan penyebab kematian para korban,” ujar Leonardo.

Ia menjelaskan peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 10.14 WITA di Arca Bungalow, Kuta. SDJ diketahui merupakan warga negara Australia, sedangkan kedua anaknya berkewarganegaraan Indonesia.

Informasi mengenai kondisi ketiga korban bermula sekitar pukul 08.30 WITA setelah seorang saksi bernama Nur Khamid (51) menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai istri korban yang berada di Jakarta.

Dalam sambungan telepon tersebut, saksi diminta membantu mengecek kondisi suami dan kedua anaknya yang tinggal di bungalow karena tidak dapat dihubungi.

Menindaklanjuti permintaan tersebut, saksi mendatangi bungalow dan mencoba melihat ke dalam melalui jendela, namun tidak melihat adanya aktivitas maupun orang di dalam.

Saksi kemudian menemui pemilik bungalow dan menyampaikan informasi tersebut. Keduanya selanjutnya kembali ke bungalow untuk melakukan pengecekan.

Setelah tidak menemukan tanda-tanda aktivitas dari dalam bungalow, kata David, pemilik kemudian menghubungi Kelian Lingkungan.

Beberapa menit kemudian, Kelian Lingkungan bersama sejumlah warga mendatangi lokasi.

Warga sempat mengetuk dan menggedor pintu sambil memanggil penghuni bungalow, tetapi tidak mendapat respons. Karena khawatir terjadi sesuatu, pintu kemudian dibuka secara paksa.

Setelah pintu terbuka, warga menemukan SDJ dalam kondisi tergantung pada terali besi jendela menggunakan kabel setrika berwarna putih.

Sementara kedua anaknya ditemukan tergeletak di lantai kamar dalam posisi tubuh saling bertindihan.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim Identifikasi Polresta Denpasar.

Berdasarkan pemeriksaan awal terhadap kondisi ketiga korban, kata Kapolresta, polisi menduga kedua anak korban meninggal akibat tindakan kekerasan, sedangkan SDJ diduga meninggal akibat gantung diri.

Ketiga jenazah selanjutnya dibawa ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Polisi juga telah meminta keterangan dari istri korban serta memeriksa rekaman kamera pengawas di lokasi kejadian.

Selain itu, Polsek Kuta telah berkoordinasi dengan Konsulat Australia terkait kematian SDJ yang merupakan warga negara Australia.

Polisi masih mendalami rangkaian kejadian tersebut, termasuk motif dan penyebab pasti kematian ketiga korban. (LE)

Source: ANTARA

Pos terkait