ITB STIKOM Bali Catatkan 12.337 Alumni dan 6.182 Mahasiswa, Perkuat Pendidikan Berbasis Teknologi

ITB STIKOM Bali
Dr Dadang Hermawan selaku Rektor ITB STIKOM Bali - (Foto: Dok LenteraEsai)

Denpasar, LenteraEsai.id — Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali terus memperkuat kapasitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama internasional. Hingga tahun akademik 2025/2026, ITB STIKOM Bali tercatat memiliki 6.182 mahasiswa aktif yang tersebar pada enam program studi dan tiga program dual degree.

Data tersebut disampaikan Dr Dadang Hermawan selaku Rektor ITB STIKOM Bali dalam rangkaian perayaan Dies Natalis ke-24 ITB STIKOM Bali. Dalam kurun waktu 24 tahun, institusi tersebut juga telah meluluskan 12.337 alumni hingga pelaksanaan wisuda ke-37. Para alumni tersebar di berbagai sektor, baik pemerintahan, BUMN/BUMD, maupun perusahaan swasta di dalam dan luar negeri.

Bacaan Lainnya

“Dari total mahasiswa yang ada, sekitar 70 persen berasal dari Bali, sedangkan lainnya berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara. Mahasiswa internasional tercatat berasal antara lain dari Prancis, Irak, Jepang, China, Korea Selatan, Filipina, Thailand, Myanmar, Belarus, dan Timor Leste,” ujar Dr Dadang.

ITB STIKOM Bali saat ini memiliki enam program studi yang didukung tiga program dual degree. Program tersebut mencakup kerja sama dengan Universitas Teknologi Bandung serta dua perguruan tinggi luar negeri, yakni HELP University Malaysia dan Dalian Neusoft University of Information China.

Program dual degree memberikan kesempatan mahasiswa memperoleh dua gelar. Program bersama HELP University memberikan gelar Sarjana Komputer dan Bachelor of Information Technology (B.IT), sedangkan program bersama Dalian Neusoft University of Information memberikan gelar Sarjana Bisnis (S.Bns) dan Bachelor of Management in Electronic Commerce (B.M).

Perkuat Mutu Pendidikan dan SDM

Dalam menjaga mutu pendidikan, menurut Dr Dadang, ITB STIKOM Bali telah menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sejak 2018. Saat ini terdapat 18 standar SPMI yang menjadi dasar pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dari sisi sumber daya manusia, ITB STIKOM Bali memiliki 225 dosen tetap yang tersebar pada enam program studi. Sebanyak 31 dosen telah berpendidikan doktor dan 28 dosen lainnya sedang menempuh pendidikan S3 di dalam maupun luar negeri. Sementara itu, sebanyak 111 dosen telah memperoleh sertifikasi dosen.

Kinerja penelitian juga terus dikembangkan. Pada tahun akademik 2025/2026, sebanyak 69 judul penelitian memperoleh pendanaan internal dengan total anggaran sekitar Rp1,48 miliar. Penelitian tersebut melibatkan kerja sama dengan sejumlah negara dan institusi, termasuk Jepang, Thailand, Malaysia, Filipina, BRIN, dan Universitas Udayana.

Selain pendanaan internal, ITB STIKOM Bali memperoleh hibah eksternal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pada 2026, institusi tersebut mendapatkan pendanaan eksternal sebesar Rp971,23 juta untuk 13 judul penelitian.

Dorong Inovasi dan Pengabdian Masyarakat

Kontribusi ITB STIKOM Bali juga diwujudkan melalui program pengabdian kepada masyarakat. Pada tahun akademik 2025/2026, sebanyak 70 program pengabdian dilaksanakan dengan dukungan anggaran Rp1,23 miliar. Program tersebut mencakup skema Teknologi Tepat Guna, Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat, dan Pengabdian Kolektif.

Di bidang kekayaan intelektual, ITB STIKOM Bali telah memiliki 241 Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Pencapaian tersebut berasal dari karya dan inovasi yang dikembangkan oleh sivitas akademika.

Sementara itu, kinerja publikasi dan penelitian berdasarkan SINTA juga mengalami peningkatan. Pada 2026, ITB STIKOM Bali mencatat skor SINTA overall sebesar 100.568 dan kinerja tiga tahun terakhir sebesar 34.711. Institusi tersebut berada pada peringkat 270 dari 5.559 perguruan tinggi di Indonesia dan peringkat keenam dari 108 perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah VIII.

Perluas Akses Pendidikan melalui Beasiswa

ITB STIKOM Bali juga memberikan perhatian terhadap akses pendidikan melalui program beasiswa. Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, sebanyak 11.002 mahasiswa telah menerima beasiswa internal dengan total nilai sekitar Rp68,95 miliar.

Beasiswa tersebut diberikan kepada mahasiswa dari sembilan kabupaten/kota di Bali serta sejumlah mahasiswa dari luar Bali. Selain itu, sebanyak 352 mahasiswa juga memperoleh beasiswa eksternal pemerintah dengan total bantuan sekitar Rp4,99 miliar.

Dijelaskan Dr Dadang, pengembangan pengalaman internasional mahasiswa menjadi salah satu bagian dari program ITB STIKOM Bali. Pada 2025, sebanyak 17 mahasiswa dan lima dosen mengikuti program student and faculty exchange ke perguruan tinggi mitra di Thailand dan China.

ITB STIKOM Bali juga menerima 63 dosen dan 79 mahasiswa dari China, Uzbekistan, Thailand, dan Filipina melalui program lecturer and student exchange. Selain itu, empat mahasiswa dari Polytech Montpellier, Prancis, sedang mengikuti program international internship, sementara sekitar 180 mahasiswa menjalani program magang di Jepang dan Taiwan.

Kerja sama internasional ITB STIKOM Bali saat ini mencakup sejumlah negara, antara lain Amerika Serikat, Australia, China, Hungaria, India, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Polandia, Singapura, Taiwan, dan Thailand.

Dorong Mahasiswa Berprestasi dan Berwirausaha

Mahasiswa ITB STIKOM Bali juga mencatat berbagai prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Prestasi tersebut antara lain diraih dalam bidang taekwondo, atletik, UI/UX design, web development, business plan, short movie, essay, hingga berbagai kompetisi teknologi informasi.

“Di bidang kewirausahaan, Inkubator Bisnis ITB STIKOM Bali mendorong pengembangan startup dan usaha berbasis teknologi. Pada tahun akademik 2025/2026, tiga tenant berhasil memperoleh pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dengan total lebih dari Rp50 juta,” kata Dr Dadang.

Dua startup binaan ITB STIKOM Bali juga masuk 10 besar startup nasional dalam program e-Hub Accelerator Kementerian UMKM setelah menyisihkan lebih dari 500 startup. Selain itu, satu tenant lolos program inkubasi PLUT KUMKM Provinsi Bali dan satu tenant meraih juara kedua dalam kompetisi internasional ProxoCoris 2026 bidang web development.

Rangkaian Dies Natalis ke-24 ITB STIKOM Bali turut diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain pameran robot, pelatihan cyber security yang diikuti sekitar 200 peserta dari STIKOM Group, serta sejumlah perlombaan dan pemberian penghargaan kepada dosen dan karyawan.

Puncak perayaan Dies Natalis ke-24 ditandai dengan penampilan mahasiswa, seremoni pemotongan tumpeng dan tiup lilin sebagai bagian dari peringatan perjalanan ITB STIKOM Bali selama 24 tahun. (LE-ViV)

 

Pos terkait