Denpasar, LenteraEsai.id – Kepolisian Daerah (Polda) Bali bersama jajaran polres melaksanakan kegiatan pembersihan sampah di sejumlah pantai di Bali sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait kebersihan kawasan wisata.
Kepala Bidang Humas Polda Bali Komisaris Besar Polisi Ariasandy mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kebersihan dan kenyamanan destinasi wisata di Bali.
“Sebagai tindak lanjut perintah Presiden Republik Indonesia terkait kebersihan objek wisata di Bali, Polda Bali dan jajaran menginisiasi kegiatan bersih-bersih pantai yang telah dimulai sejak kemarin dan dilanjutkan hari ini,” ujar Ariasandy di Denpasar, Rabu.
Pada hari kedua pelaksanaan, aksi pembersihan dilakukan di beberapa lokasi. Ratusan personel Satuan Brimob Polda Bali bersama Polsek Denpasar Timur dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar membersihkan Pantai Padanggalak. Sementara itu, personel Polres Badung melakukan pembersihan di Pantai Pererenan.
Di wilayah barat Bali, personel Polres Jembrana melaksanakan aksi serupa di tiga titik, yakni Pantai Samiana Gilimanuk, Pantai Pangkung Dedari Melaya, dan Pantai Delod Berawah.
Sehari sebelumnya, pada Selasa (3/2), Polda Bali bersama berbagai instansi, komunitas, dan pelajar juga menggelar kegiatan bersih-bersih di Pantai Kuta dan Pantai Kedonganan, Kabupaten Badung.
Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan membersihkan tumpukan sampah yang tersebar di sepanjang garis pantai. Sampah yang paling banyak ditemukan berupa plastik dan batang kayu yang terbawa arus laut.
Menurut Ariasandy, kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam mendukung terwujudnya pariwisata Bali yang berkualitas.
“Kegiatan ini akan terus kami lakukan bersama seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan Bali sebagai destinasi pariwisata yang bersih, nyaman, dan aman sesuai dengan misi Kapolda Bali,” katanya.
Polda Bali juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, mengingat Bali merupakan destinasi wisata dunia yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Sebelumnya, dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2), Presiden Prabowo Subianto menyoroti persoalan sampah di Bali yang dinilai dapat berdampak pada citra pariwisata.
Presiden meminta kepala daerah serta unsur TNI dan Polri untuk turun langsung menangani persoalan sampah di Bali.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan akan menindaklanjuti arahan Presiden dengan memperkuat penanganan sampah, termasuk membentuk satuan tugas khusus pembersihan pantai. Ia menjelaskan bahwa sampah di Pantai Kuta merupakan fenomena musiman yang kerap terjadi pada periode Desember hingga Februari akibat sampah kiriman yang terbawa arus laut. (LE)







