Gianyar, LenteraEsai.id – Forum Komunikasi Badan Permusyawaratan Desa (FK BPD) Kabupaten Gianyar memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 yang dipusatkan di Balai Budaya Gianyar, Sabtu (31/1). Peringatan mengusung tema ‘BPD Berkarya, Desa Berjaya Menuju Gianyar Aman’.
Tema yang diusung mencerminkan komitmen Badan Permusyawaratan Desa sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Melalui peran aktif BPD, diharapkan desa mampu terus berkarya, berkembang, dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan Gianyar yang aman.
Momentum HUT ke-8 ini juga menjadi ajang refleksi bagi FK BPD Kabupaten Gianyar untuk terus meningkatkan kapasitas, memperkuat sinergi dengan pemerintah desa, serta menjaga aspirasi masyarakat desa agar tersalurkan dengan baik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ketua Forum Komunikasi Badan Permusyawaratan Desa (FKBPD) Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gede Arnawa, mengatakan bahwa peringatan HUT ke-8 FKBPD Kabupaten Gianyar merupakan momentum yang sangat membahagiakan bagi seluruh anggota BPD.
Arnawa menyampaikan bahwa peringatan ini mengusung tema ‘BPD Berkarya, Desa Berjaya Menuju Gianyar Aman’, yang mencerminkan semangat dan komitmen BPD dalam mendukung pembangunan desa dan daerah.
“Kami menegaskan pentingnya menjalin koordinasi dan sinergi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, dengan filosofi mebesikan care batun buluan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Anak Agung Gede Arnawa menegaskan bahwa FKBPD Kabupaten Gianyar berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga stabilitas dan keharmonisan di desa-desa demi terwujudnya Kabupaten Gianyar aman.
Sementara itu, Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, menyampaikan rasa bahagia dan apresiasi atas kerja keras serta semangat seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Gianyar yang selama delapan tahun terakhir telah menjalankan peran dan fungsinya dengan baik.
Menurutnya, di usia ke-8 tahun, BPD Kabupaten Gianyar telah menunjukkan kematangan organisasi dengan membangun komunikasi yang efektif bersama masyarakat desa. BPD memiliki peran sentral dalam memajukan desa sebagai ujung tombak pembangunan daerah.
“Jika permasalahan di tingkat desa dapat diselesaikan dengan baik, maka permasalahan di tingkat kabupaten juga akan ikut terselesaikan,” tegas Bupati Mahayastra.
Bupati Mahayastra juga menyoroti keberhasilan desa-desa di Kabupaten Gianyar dalam meningkatkan kapasitas fiskal, yang tidak terlepas dari peran strategis kepala desa sebagai bemper utama dalam memberikan informasi yang benar dan membangun kepercayaan masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati Mahayastra menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan Kabupaten Gianyar saat ini merupakan hasil dari kebijakan-kebijakan yang tepat dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya sudah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mahayastra juga menekankan pentingnya sinergi antara kepala desa, bendesa adat, dan klian, yang harus berjalan satu napas dan satu tarikan napas perjuangan dalam membangun desa dan daerah. (LE-VJ)







