HUT Ke-1 POC Bali: Kolaborasi, Kepedulian, dan Harmoni dalam Satu Frekuensi

POC Bali
Perayaan hari jadi ke-1 POC Bali di Taman Margarana, Tabanan, Minggu (12/10/2025) - (Foto: Dok LenteraEsai)

Tabanan, LenteraEsai.id – Komunitas PTT Over Cellular (POC) Bali merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-1 di Wantilan Taman Margarana, Marga, Tabanan, Minggu (12/10/2025). Perayaan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan antaranggota sekaligus mempertegas komitmen organisasi dalam mendukung kegiatan sosial, budaya, spiritual, hingga penanggulangan bencana di Bali.

Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, S.Sos, yang hadir mewakili Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi terhadap peran POC Bali sebagai inovasi komunikasi berbasis digital yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Bacaan Lainnya

“Kelebihan alat komunikasi digital seperti POC adalah tidak lagi dibatasi oleh wilayah, pulau, bahkan negara. Namun yang patut diapresiasi, POC hadir bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan juga memberi manfaat sosial, budaya, spiritual, kemanusiaan, dan kebencanaan,” ujar Dirga.

Ia juga berharap POC Bali dapat turut berperan aktif membantu pemerintah daerah dalam menangani persoalan lingkungan, khususnya masalah sampah yang masih menjadi tantangan di Tabanan.

“Kami berharap POC Bali bisa ikut terlibat dalam penanganan sampah. Semoga organisasi ini tumbuh menjadi wadah yang santun, beretika, inspiratif, serta berkomitmen mendukung pemerintah, terutama dalam penyebaran informasi kebencanaan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT Ke-1 POC Bali, I Putu Regen (OC62ICL) mengatakan perayaan ini bukan sekadar selebrasi, melainkan bentuk penguatan solidaritas dan kepedulian antaranggota POC Bali sesuai dengan tema “Satu Hati, Satu Frekuensi, Satu Komunitas.”

“Saya bersyukur, dalam satu tahun perjalanan ini telah tumbuh rasa gotong royong dan kepedulian, baik antaranggota POC Bali maupun terhadap masyarakat dan lingkungan,” ucapnya.

Regen juga mengapresiasi keterlibatan rekan-rekan disabilitas dalam pelaksanaan acara, yang turut menyumbangkan ide, tenaga, dan kreativitas.

“Momen ini menjadi inspirasi untuk bergerak tanpa batas. Mari menghargai setiap perbedaan dan menjadikannya sebagai kekuatan bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua POC Bali, Ketut Suliada Kusana, S.T. (OC62ZL) menegaskan pentingnya menjaga persaudaraan dan kolaborasi antarorganisasi komunikasi seperti RAPI dan ORARI. Menurutnya, POC Bali tidak mengesampingkan teknologi analog, tetapi justru mengedepankan sinergi dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk saat bencana alam.

“Kolaborasi antara POC Bali, ORARI, dan RAPI telah berjalan baik, terutama saat bencana banjir di Badung. Kami tidak hanya membantu komunikasi kebencanaan, tetapi juga turut menyelenggarakan aksi kemanusiaan seperti donor darah,” jelasnya.

Dalam kegiatan donor darah tersebut, sebanyak 21 peserta mendaftar, dengan 16 kantong darah berhasil disumbangkan ke PMI.

Turut hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Tabanan, I Putu Eka Putra Nurcahyadi, S.T., M.H., yang menekankan pentingnya semangat “Sepi Ing Pamrih, Rame Ing Gawe” dalam menjaga solidaritas dan semangat gotong royong di tubuh POC Bali.

“Astungkara, organisasi ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Pemerintah memiliki keterbatasan, terutama dalam menghadapi bencana di wilayah sulit dijangkau. Peran POC Bali sangat penting dalam membantu komunikasi dan koordinasi kemanusiaan,” ujarnya.

Acara peringatan HUT Ke-1 POC Bali ditutup dengan semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali—ajakan untuk menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan lingkungan. (LE-Vivi)

 

Pos terkait