Pertamina Siapkan Bengkel Gratis Tanggapi Keluhan Penurunan Performa Kendaraan Usai Isi BBM

Ahad Rahedi selaku Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus (Foto: Dok LenteraEsai/Vivi)

Denpasar, LenteraEsai.id – Menanggapi keluhan masyarakat terkait penurunan performa kendaraan usai melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) mengambil langkah cepat dengan menyiapkan layanan bengkel gratis di beberapa titik di wilayah Bali.

Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam memastikan mutu pelayanan serta kepercayaan konsumen terhadap produk BBM yang disalurkan. Pertamina menggandeng sejumlah bengkel rekanan sebagai pusat penanganan teknis bagi kendaraan yang diduga terdampak.

Bacaan Lainnya

“Saat ini jumlah bengkel rekanan yang telah ditunjuk oleh Pertamina sebanyak tujuh bengkel, dan masih akan terus bertambah seiring evaluasi di lapangan,” ujar Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, saat konferensi pers di Denpasar, Senin (23/6/2025) di hadapan awak media.

Adapun tujuh bengkel yang ditunjuk sebagai mitra resmi penanganan berada di lokasi strategis untuk menjangkau berbagai wilayah di Bali, yakni: 1. Ari Motor, Payangan, Kabupaten Gianyar, 2. CAN Motor, Ketewel, Kabupaten Gianyar, 3. Surya Auto Mobil, Nusa Dua, Kabupaten Badung, 4. Surya Mandiri Motor, Kabupaten Buleleng, 5. Danan Jaya Motor, Kabupaten Tabanan, 6. Kerta Karya Motor, Payangan, Gianyar dan 7. Kurniawan Motor, Lokapaksa, Buleleng.

Masyarakat yang ingin mendapatkan layanan ini diwajibkan untuk menyertakan informasi lengkap mengenai histori pembelian BBM, termasuk bukti transaksi atau struk pembelian.

Menurut Ahad, keberadaan bengkel-bengkel rekanan ini diharapkan dapat memberikan solusi nyata atas keluhan masyarakat. Setiap pengaduan akan ditangani secara profesional, transparan, dan berlandaskan prinsip kehati-hatian serta tata kelola perusahaan yang baik.

“Proses pemeriksaan dan perbaikan kendaraan dilakukan di bawah pengawasan ketat. Kami ingin memastikan bahwa setiap pelanggan mendapatkan kejelasan mengenai kondisi kendaraan mereka dan solusi yang sesuai tanpa biaya tambahan,” jelasnya.

Tak hanya menyediakan layanan teknis melalui bengkel, Pertamina juga membuka 23 titik helpdesk atau pos layanan pelanggan yang ditempatkan langsung di SPBU. Pos-pos ini mulai beroperasi pada Senin, 23 Juni 2025, dan akan terus ditambah jumlahnya sesuai dengan kebutuhan dan pemetaan keluhan di lapangan.

Langkah proaktif ini merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam menjaga kualitas layanan dan memberikan perlindungan kepada konsumen. Perusahaan juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kendala yang dialami melalui jalur resmi layanan pelanggan yang tersedia.

“Pertamina berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat. Kami akan terus mengawal proses ini secara akuntabel dan bertanggung jawab,” ujar Ahad. (LE-Vivi)

 

Pos terkait