Denpasar, LenteraEsai.id – Rektor Universitas Udayana Prof Ngakan Putu Gede Suardana menghadiri dan sekaligus membuka International Conference on Science, Technology and Applications of Additive Manufacturing (ISTA-AM) bertempat di ruang Batukaru, Inna Sindhu Beach Bali, Sanur Denpasar pada Kamis, 4 Januari 2023.
Dalam pembukaan acara ini, Rektor mengucapkan selamat datang dan berterima kasih kepada seluruh partisipan baik sebagai pembicara maupun peserta yang telah hadir dari berbagai latar belakang ilmu pengetahuan dan pengalaman dalan konferensi ini. Harapannya pelaksanaan konferensi ini membawa manfaat dan menjadi informatif bagi semua peserta.
Konferensi ini terselenggara atas kerja sama beberapa universitas di Indonesia dan luar negeri, di antaranya Oregon Institute of Technology (Amerika Serikat) dan National Taipe University of Technology (Taiwan). Sementara beberapa universitas di Indonesia yang terlibat sebagai penyelenggara konferensi ini antara lain Universitas Trisakti, Universitas Bina Nusantara, Universitas Prasetya Mulya, dan tentunya Universitas Udayana yang dilaksanakan oleh Fakultas Teknik.
Ketua ISTA-AM 2024 Prof Arief Budiman dari Oregon Institute of Techology dalam kesempatan ini menyampaikan, ada tiga aspek penting dari Additive Manufacturing (AM) yang akan menjadi agenda konferensi, di antaranya kemajuan ilmiah dan teknologi dalam penelitian AM secara global, peran AM dalam mengubah industri manufaktur dan dunia bisnis, serta bagaiama AM dapat mengubah cara perguruan tinggi/universitas dalam melatih calon insinyur dalam dunia manufaktur.
Konferensi ini menghadirkan orang-orang penting yang mewakili berbagai komunitas yang saling terkait dalam bidang Additive Manufacturing, di antaranya dari dunia penelitian mutakhir yang menghadirkan para peneliti kelas dunia seperti dari Taipei Tech Taiwan, Prof JC Wang dari Oasaka University Jepang, dan Nayang National University, Singapura, dari Toyota Motor Manufacturing Indonesia mengenai dampak bisnis dan industri secara global, khususnya industi manufaktur di Indonesia dan juga menghadirkan peserta dari dunia akademisi yang memberikan pengetahuan terkait pengembangan program Aditive Manufacturing di berbagai universitas di Indonesia.







