Buleleng, LenteraEsai.id – Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Buleleng Ny Paramita Lihadnyana, berkeliling mengunjungi sejumlah desa untuk menyosialisasikan program ‘Aku Hatinya PKK’. Pada Rabu (11/10/2023) berkesempatan mengunjungi TP PKK di Desa Cempaga, Kecamatan Banjar dan Desa Patas, Kecamatan Gerokgak.
Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat tentang manfaat dari pemanfaatan pekarangan rumah. Pekarangan rumah bisa dimaksimalkan fungsinya untuk menanam tumbuhan yang kemudian bisa dijadikan sumber pangan lokal. Hasilnya, bisa dijadikan sebagai salah satu sumber pangan lokal dan gizi keluarga. “Bahkan bisa juga bernilai ekonomis dan meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.
Dengan memanfaatkan pekarangan sekitar rumah secara maksimal, diharapkan terwujud percepatan penganekaragaman konsumsi pangan lokal. Sehingga tercipta keluarga sehat serta generasi berkualitas dan tangguh. Terlebih lagi, program ini masih sejalan dengan instruksi Presiden untuk menangani stunting, yang salah satu jalannya adalah memberikan gizi yang baik bagi keluarga, utamanya ibu hamil dan anak.
Pada kegiatan itu, Ny Paramita Lihadnyana juga berkesempatan menyerahkan bantuan tanaman pangan kepada 5 rumah contoh di masing-masing desa. Sekaligus juga melakukan penanaman secara simbolis tumbuhan pangan tersebut di pekarangan rumah contoh. Kemudian, rumah contoh ini diharapkan memberi contoh atau imbas kepada warga sekitar, sehingga semakin banyak keluarga yang memanfaatkan pekarangan rumahnya.
‘Aku Hatinya PKK’ merupakan program unggulan dari PKK yang diharapkan dapat berjalan baik oleh Pj Ketua PKK Provinsi Bali. Di mana, program ini berfokus kepada pemanfaatan lahan pekarangan di masing-masing rumah tangga. Dapat menjadikan halaman pekarangan rumah hijau royo-royo dengan tamaman sayuran maupun buah-buahan.
Sesungguhnya, selama ini ‘Aku Hatinya PKK’ sudah berjalan, namun masih perlu dimaksimalkan. Karenanya, Pj Ketua TP PPK Buleleng menyampaikan harapan pemerintah desa bisa mendukung program ini dengan penggunaan dana desa.
“Di mana 20 persen dana desa dimanfaatkan untuk ketahanan pangan. Ini bisa berkontribusi kepada penurunan angka stunting, dengan harapan pemenuhan gizi keluarga tercukupi. Selain itu pula bisa menekan inflasi, yang pada saat ini merupakan isu strategis nasional,” katanya, menandaskan. (LE/Bel)







