Ketua DPRD Badung: Bupati Giri Prasta Jawab Tuntas Pandangan Umum Fraksi-fraksi

Ketua DPRD Badung Putu Parwata menerima naskah jawaban pemerintah dari Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. (Foto: Humas DPRD Badung)

Mangupura, LenteraEsai.id – Ketua DPRD Kabupaten Badung I Putu Parwata pada Kamis siang, 20 Juli 2023 memimpin sidang pleno lanjutan masa sidang tahun kedua di Ruang Utama Gosana Gedung DPRD Badung di Mangupura.

Putu Parwata membuka persidangan menggunakan Bahasa Bali halus karena pas hari Kamis, di mana seluruh peserta sidang mengenakan pakaian adat Bali. Hadir Wakil Ketua I DPRD Badung I Wayan Suyasa, Wakil Ketua II Made Sunarta. Sementara dari unsur eksekutif hadir Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan jajarannya, Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) dan undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Agenda sidang siang itu penyampaian jawaban pemerintah (eksekutif) atas pemandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Badung yang disampaikan pada sidang sebelumnya. Jawaban tersebut dibacakan langsung Bupati Badung Nyoman Giri Prasta.

Antara lain, mengenai kelanjutan proyek jalan lingkar di wilayah Kuta Selatan yang ditanyakan Fraksi Badung Gede, Bupati Badung menjelaskan, pada tahun anggaran 2023 pemerintah melakukan kegiatan fisik berupa pengaspalan jalan sepanjang 2,2 kilometer. Lokasinya di segmen 1 ruas Jalan Pantigiri-Siwa Sawangan, dengan pagu anggaran Rp11,8 miliar. Juga melaksanakan pembebasan lahan di segmen 4 ruas Jalan Pantai Cemongkak dengan anggaran Rp80 miliar lebih.

Bupati Badung Giri Prasta juga menjelaskan, dalam tahun 2023 ini pemerintah melakukan pengadaan lahan untuk proyek ruas jalan pertigaan wilayah Canggu-Tibubeneng, Kuta Utara dengan pagu anggaran Rp32 miliar.

Mengenai pertanyaan Fraksi Golkar tentang besarnya Silpa pada APBD 2022, yakni dari target Rp5 miliar lebih menjadi Rp1 triliun lebih, Giri Prasta mengatakan bahwa itu terjadi karena terlampuinya target pendapatan asli daerah (PAD), lantaran pariwisata mulai bangkit paskapandemi Covid-19. Serta lantaran jajarannya berhasil melakukan efisiensi anggaran. “Saya menyampaikan terima kasih pada semua fraksi DPRD Badung atas apresiasi kinerja eksekutif,” ujar Giri Prasta.

Bupati Badung Giri Prasta pun mengucapkan terima kasih, karena dewan menyetujui Ranperda laporan pertanggungjawaban bupati tentang pelaksanaan APBD 2022. Termasuk menyetujui tiga Ranperda yang diajukan eksekutif menjadi peraturan daerah (Perda).

Usai sidang, awak media massa menanyakan tentang tersendatnya proyek jalan lingkar di Kuta Selatan kepada Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Ia tidak menampik hal itu (tersendat), salah satunya karena Covid-19 selama kurang lebih dua tahun. Ditambahkan bahwa pihaknya sudah mengusulkan masalah pendanaannya agar dibantu pemerintah pusat.

Saat dikejar, apakah tidak cukup memakai anggaran Badung saja untuk menggarap jalan lingkar itu, kan pendapatan Badung surplus?. Giri Prasta beralaaan program/kepentingan juga harus dijalankan. Seperti pihaknya berkomitmen membantu daerah lainnya di Bali. Dan bahkan memprogramkan membantu daerah lainnya di luar Bali. Seperti Kutai (Kaltim), Jogjakarta, Papua dan Jawa Timur.

“Kami memiliki program Badung Angelus Bhuana dan program Semesta Berencana. Itu harus dilaksanakan,” kata Giri Prasta, bersemangat.

Ketua DPRD Badung Putu Parwata menjawab awak media massa usai sidang, menilai Bupati Giri Prasta sudah menjawab semua pertanyaan, kritikan, saran dan lainnya dari pandangan Fraksi-fraksi DPRD Badung.

“Bupati Badung berkomitmen akan memperbaiki kekurangan dalam 2023 ini dan 2024 mendatang. Itu artinya Pemerintah Kabupaten Badung sudah sejalan, yakni antara eksekutif dan legislatif,” kata Parwata sambil melempar senyum yang khas. (LE/Ima)

Pos terkait