Ketua DPRD Badung Berjanji Bantu Mahasiwa Unud yang Urus HAKI Untuk Karya Seni

Mahasiswa Unud dan kelompok masyarakat diterima Ketua DPRD Badung Putu Parwata di ruang kerjanya Kantor DPRD Badung di Mangupura (Foto: Dok Humas DPRD Badung)

Mangupura, LentetaEsai.id – Ketua DPRD Kabupaten Badung I Putu Parwata, menerima kunjungan kalangan mahasiswa dan kelompok masyarakat, di ruang kerjanya Kantor DPRD Badung di Mangupura pada Kamis, 8 Juni 2023.

Rombongan pertama yang datang beraudiensi adalah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana (FH Unud) Denpasar, menyusul berikutnya Pengurus Banjar Tegeh, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.

Bacaan Lainnya

Mahasiswa FH Unud yang datang menemui Ketua DPRD Badung Putu Parwata berjumlah empat orang. Mereka menyampaikan akan melaksanakan kegiatan aksi sosial di Desa Bona, Kabupaten Gianyar. Salah satunya akan membantu masyarakat mengurus Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) ke Kementerian Hukum dan HAM RI.

Dikatakan bahwa beberapa jenis kesenian termasuk Tari Kecak yang terlahir di wilayah Kabupaten Gianyar, perlu diurus dan diusulkan untuk mendapatkan HAKI. Sehubungan dengan itu, para mahasiswa meminta dukungan dan bantuan Pemerintah Kabupaten Badung melalui Ketua DPRD Badung, Putu Parwata.

Sedangkan Pengurus Banjar Tegeh, Desa Dalung, datang bersama Bendesa Adat Dalung I Nyoman Widana. Mereka beraudiensi terkait mohon bantuan dana untuk melakukan perbaikan Balai Banjar Tegeh. Dalam rencana anggaran biaya (RAB), perbaikan Balai Banjar Tegeh menghabiskan dana Rp4,5 miliar.

Usai pertemuan, Ketua DPRD Badung Putu Parwata kepada awak media massa menjelaskan, pihaknya (pemerintah) mendukung dan membantu kegiatan mahasiswa FH Unud. Yakni mereka akan mengusulkan untuk mendapatkan HAKI bagi beberapa jenis kesenian yang sudah terbiasa dibawakan warga masyarakat di Desa Bona. Seperti kesesian Tari Kecak dan yang lainnya.

“Langkah yang akan dilakukan anak-anak mahasiswa FH Unud itu sangat positif dan mulia. Jadi kami (pemerintah) mendukung dan akan membantu,” kata Parwata, menyampaikan.

Demikian pula Parwata menyatakan akan mendukung dan membantu perbaikan Balai Banjar Tegeh, Desa Dalung. Karena dari sejak lama (1970-an) bangunan itu tidak diperbaiki. Dan tidak pernah mendapat bantuan pendanaan dari pemerintah. “Karena masyarakat Banjar Tegeh sudah guyub dan sepakat untuk perbaikan balai banjar, pemerintah akan membantu,” kata Ketua Dewan yang penduduk asal Desa Dalung tersebut. (LE/Ima)

Pos terkait