Dua Rektor dan Anggota DPR RI Duduk di Kepengurusan KORdEM Bali 2023-2028

FOTO BERSAMA- Usai dilakukan penetapan pengurus KORdEM Bali masa bhakti 2023-2028 dilakukan foto bersama (Foto: LenteraEsai/Made Astra)

Denpasar, LenteraEsai.id – Koalisi Organisasi Non Pemerintah dan Eksponen Masyarakat untuk Demokrasi (KORdEM) Bali melakukan penyegaran kepengurusan. Rapat pembentukan pengurus baru untuk tingkat provinsi dan kabupaten/kota itu berlangsung Jumat, 3 Maret 2023 di Inna Bali Hotel Denpasar.

Terpilih sebagai Ketua KORdEM Provinsi Bali masa bakti 2023-2028 adalah I Wayan Ariawan SH. Ia didampingi beberapa wakil ketua bidang. Wakil Ketua Bidang Kesehatan I Putu Pasuana, Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM Putu Wirata Dwikora SH, Wakil Ketua Bidang Pendidikan I Wayan Sukadana, Wakil Ketua Bidang Perempuan Kadek Arminingsih dan bidang lainnya.

Bacaan Lainnya

Kepengurusan juga dilengkapi Dewan Pembina dengan ketua Prof Dr I Gusti Ngurah Sudiana MSi (Rektor Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar), anggota I Wayan Sudirta SH MH, Dr I Gede Wayan Wiryawan SH MH, serta Ketua Dewan Penasihat Dr I Made Sukamerta (Rektor Unmas Denpasar), anggota I Nyoman Kenak SH.

Di tingkat kabupaten/kota juga dibentuk kepengurusan, masing-masing selaku koordinator yakni Nengah Wirya (Karangasem), I Kadek Candra (Klungkung), I Dewa Rona (Bangli), I Gusti Ngurah Nuraga (Gianyar), I Gusti Komang Wirata (Tabanan), Putu Suwegardanacita (Jembrana), Ketut Bagiada SH (Buleleng), Made Suka Artha (Kota Denpasar) dan Wayan Sukayasa (Badung).

I Wayan Sudirta SH MH, pendiri KORdEM yang sekarang selaku anggota Komisi III DPR RI menyampaikan ucapan terima kasih kepada teman-teman yang sudah berjuang bersama sejak didirikannya KORdEM pada tahun 2003. Beberapa pengurus sudah berganti dan perlu disegarkan di tahun 2023 ini.

“Saya mengucapkan terima kasih pada semua teman yang telah meluangkan waktu melayani masyarakat bersama KORdEM sejak tahun 2003 dulu, dan program berjalan dengan baik, walaupun kemampuan sangat terbatas. Di antaranya, sekitar 20 ton beras yang disalurkan ke masyarakat semasa pandemi Covid-19, menyerahkan dana taliasih untuk ratusan warga penyandang disabilitas, membantu mendapatkan pengobatan gratis di rumah sakit bagi pasien kurang mampu. Juga beasiswa di perguruan tinggi Hindu di Bali, bantuan hukum gratis dari LBH KORdEM, dan lain sebagainya,” ujar Sudirta, bersemangat.

Program tersebut tetap dilanjutkan, dananya bersumber dari Wayan Sudirta selaku anggota Komisi III DPR RI. Penyegaran kepengurusan KORdEM ini dimaksudkan untuk memberi energi baru bagi pengurus. KORdEM juga memiliki LBH yang selama aktivitasnya telah membela dan mengadvokasi warga masyarakat yang memerlukan bantuan hukum. (LE/Ima)

Pos terkait