Denpasar, LenteraEsai.id – Tim Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) melakukan asesmen lapangan pada Program Studi Sarjana Fisioterapi dan Profesi Fisioterapi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud).
Asesmen yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Dr AA Made Djelantik FK Unud Kampus Sudirman Denpasar pada Senin (28/11/2022), dibuka secara langsung oleh Rektor Unud. Adapun Tim Asesor yang hadir terdiri atas Dr Tiar Erawan SFt Physio MKes, Muhammad Mudatsir Syatibi Dipl PT SPsi MKes dan Isnaini Herawati Ftr MSc.
Dekan Fakultas Kedokteran Unud Dr Komang Januartha Putra Pinatih dalam sambutannya menyampaikan, akreditasi merupakan suatu upaya menjamin kualitas tridharma perguruan tinggi benar-benar telah sesuai dengan norma, kaidah maupun standar yang telah ditetapkan. Hal ini untuk menjamin kompetensi lulusan benar-benar telah memenuhi harapan dan tuntutan dari masyarakat.
Oleh karena itu, upaya penjaminan mutu adalah hal yang penting untuk dilakukan. Secara internal sistem penjaminan mutu sudah berjalan dengan baik, namun perlu dilengkapi dengan sistem eksternal dalam hal ini dari LAM-PTKes. Pihaknya berharap apa yang telah dilaporkan melalui dokumen yang dikirimkan ke LAM-PTKES sesuai dengan kondisi yang ditemukan di lapangan oleh Tim Asesor. Dekan juga berharap Asesor dapat memberikan masukan sebagai bekal untuk mengupayakan proses tridharma ke depan semakin baik.
Sementara Rektor Unud Prof I Nyoman Gde Antara menyampaikan sekilas mengenai profil Universitas Udayana yang telah terakreditasi institusi Unggul, di mana ada sebanyak 119 Prodi yang 70 persen sudah terakreditasi Unggul, Sangat Baik dan A. Diharapkan Prodi Fisioterapi juga mampu meraih akreditasi unggul. Peta jalan bagi Prodi yang sudah unggul akan didorong ke jenjang internasional, salah satunya ACIIN.
Melalui kesempatan tersebut Rektor juga menginformasikan bahwa saat ini Unud sedang bertransformasi dari BLU menjadi PTNBH. Rektor juga menyampaikan bahwa perkuliahan S0 dan S1 akan dipusatkan di Kampus Jimbaran dan saat ini infrastruktur sedang disiapkan. Sementara Kampus Denpasar akan dipusatkan untuk jenjang pascasarjana. Unud juga memiliki rumah sakit yang sedang dikembangkan dan saat ini sudah menjadi RS tipe B dan akan disiapkan menuju tipe A dan menjadi Rumah Sakit Pendidikan Utama.
Terkait dengan Prodi Fisioterapi, Rektor menyampaikan bahwa peminat Prodi sangat tinggi dan memiliki relasi kerja sama yang sangat bagus yakni melalui program Go Bali mendatangkan mahasiswa asing. Pada proses asesmen lapangan ini Rektor meminta Tim Taskforce mendampingi Tim Asesor sehingga apapun yang diperlukan dalam penugasan bisa terlaksana dengan baik, cepat dan efisien. Rektor juga meminta arahan asesor bagaimana mengembangkan prodi ke depan.
Perwakilan Tim Asesor Dr Tiar Erawan menyampaikan pihaknya untuk pertama kali melakukan asesmen sekaligus dua Prodi dan bertiga ditugaskan LAM-PTKes untuk memotret proses belajar mengajar di Prodi. Dalam pelaksanaan asesmen akan melihat dan mengklarifikasi berkas yang sudah diupload sebelumnya. Dalam asesmen ini pihaknya juga akan mengunjungi RS jejaring untuk melihat mahasiswa yang melakukan praktik. Pihaknya berharap apabila ada dokumen yang belum sempat dilaporkan dapat disampaikan kepada Tim Asesor. (LE-DP)
Sumber: www.unud.ac.id







