Memasuki Hari ke-6, Turis Inggris yang Hilang Saat Snorkeling di Padangbai Belum Ditemukan

Karangasem, LenteraEsai.id – Tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap turis asal Inggris yang hilang saat melakukan aktivitas snorkeling di Pantai Blue Lagoon Padangbai, Kabupaten Karangasem, Bali bagian timur.

Namun demikian, memasuki hari keenam hilangnya warga negara asing (WNA) tersebut pada Senin (3/10) siang ini, tim SAR belum menemukan tanda-tanda korban akan secepatnya dapat ditemukan.

Bacaan Lainnya

Koordinator Pos SAR Karangasem I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya bersama Balawista BPBD Karangasem, Bakamla Karangasem, TNI AL dan Pol Air Candidasa, hingga hari keenam ini masih melaksanakan penyusuran. “Tim kami masih di lapangan, kami laksanakan penyusuran ke arah barat menuju perairan Klungkung,” katanya.

Menurut informasi yang dikumpulkan media ini, penyusuran tidak hanya dilakukan di wilayah perairan, tetapi juga sebagian tim SAR melakukan pelacakan lewat jalur darat pada sejumlah bibir pantai di wilayah Kabupaten Karangasem.

Penyisiran di darat meliputi seputaran Pantai Blue Lagoon, Pantai Mimba, dan Pantai Pengalon, sementara penyusuran di perairan menggunakan rubber boat dari Padangbai menuju ke arah barat hingga memasuki wilayah perairan Kusamba, Kabupaten Klungkung.

Kendati demikian, hingga berita ini diturunkan pada Senin (2/10) siang, belum ada tanda-tanda korban yang diketahui bernama Graham (68) asal Inggris itu, akan secepatnya dapat ditemukan.

Korban Graham sebelumnya dilaporkan menghilang ketika sedang  melakukan aktivitas snorkeling bersama istrinya di Pantai Blue Lagoon Padangbai pada Rabu, 28 September 2022 lalu.

Mereka mulai melaksanakan aktivitas di air tersebut pada pukul 17.00 Wita, dan pada 30 menit pertama korban masih terlihat oleh istrinya, namun setelah itu korban tiba-tiba menghilang di antara deburan ombak di Pantai Blue Lagoon.

Tim SAR gabungan yang menyusul menerima laporan, sejak hari itu hingga kini masih terus melakukan upaya pencarian, bahkan juga melibatkan sejumlah nelayan dengan mengerahkan perahu-perahu mereka, namun belum berhasil menemukan korban.  (LE-Ami)

Pos terkait