Karangasem, LenteraEsai.id – Sejumlah perahu nelayan yang tengah ditambatkan di Pantai Pengalon, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, porak-poranda disapu ombak setinggi kurang lebih tiga meter sejak dua hari ini.
Tidak hanya rusak, beberapa perahu milik nelayan yang biasa mangkal di kawasan itu juga dinyatakan hilang oleh pemiliknya, yang diduga hanyut terseret amuk gelombang ke tengah laut.
Menurut informasi yang dihimpun media ini pada Kamis (1/9), terjangan gelombang pasang terjadi sejak hari Selasa (30/8) sore hingga Rabu (31/8) siang kemarin. “Kemarin saya mendapat info gelombang pasang, ketika dicek kondisi perahu saya sudah rusak. Posisinya pun sudah porak-poranda. Parahnya lagi, tiga perahu milik adik dan sepupu saya hilang,” ungkap I Nengah Suwirta (46), salah seorang nelayan setempat.
Ia mengaku sempat mencari perahu milik adiknya yang hilang tersebut, namun hingga kini baru menemukan sebuah perahu milik temannya saja, yakni milik I Ketut Lanus dengan kondisi yang rusak parah.
Akibat amuk gelombang pasang dua hari itu, beberapa nelayan mengaku mengalami kerugian yang cukup besar. “Jika dinominalkan, kerugian kami mencapai sekitar Rp50 juta,” ucapnya.
Para nelayan yang perahunya hilang atau rusak, kini mengharapkan adanya uluran bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki perahu yang rusak, sehingga mereka kembali dapat mencari nafkah dengan menangkap ikan di laut. (LE-Ami)







