Wayang Ceng Blong Warnai Perayaan Bulan Bung Karno di Karangasem

Pembukaan Bulan Bung Karno IV sekaligus HUT Kota Karangasem (Foto: Dok Humas Pemkab Karangasem)

Karangasem, LenteraEsai.id – Bupati Karangasem I Gede Dana membuka secara resmi rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno IV 2022 yang dibarengi dengan perayaan HUT Kota Amlapura, bertempat di Lapangan Budaya Chandra Buana Amlapura, Rabu (1/6) petang.

Usai upacara pembukaan, perayaan Bulan Bung Karno yang dibarengi dengan peringatan HUT Kota Amlapura, dijadwalkan berangsung selama  satu bulan penuh. Di mana seluruh rangkaian acara akan dilaksanakan di Lapangan Budaya Candra Buana, Amlapura.

Bacaan Lainnya

“Perayaan Bulan Bung Karno ini kan berlangsung selama satu bulan, yakni dari tanggal 1 Juni sampai dengan 30 Juni mendatang. Sedangkan puncak peringatan HUT Kota Amlapura jatuh pada tanggal 22 Juni. Jadi kita sinkrunkan, artinya setelah perayaan HUT Kota Amlapura, perayaan Bulan Bung Karno masih berlangsung,” ucapnya, menegaskan.

Jadi menurut Gede Dana, semua dirangkai dalam sebulan untuk mengenang dan memaknai perjuangan yang dilakukan oleh Bung Karno. Karena inti dari peringatan Bulan Bung Karno ini adalah bagaimana mengingat dan memaknai perjuangan Bung Karno dan mengajarkan kepada generasi muda tentang konsep Tri Sakti Bung Karno, yakni Berdaulat di Bidang Politik, Berdikari di Bidang Ekonomi dan Berkepribadian Dalam Kebudayaan.

“Konsep tersebut tidak akan pernah lekang dimakan zaman, dan inspirasi Bung Karno ini selalu hidup dari masa ke masa,” kata Bupati Dana menyampaikan point peringatan Bulan Bung Karno.

Usai mengunjungi dan mencoba menu kuliner di stand hidangan yang mewarnai kegiatan, Bupati Dana menyampaikan bahwa perayaan Bulan Bung Karno kali ini adalah yang paling meriah dari tahun sebelumnya, karena saat ini sudah masa transisi dari pandemi Covid-19 ke endemi.

Kasus Covid-19 di Kabupaten Karangasem saat ini sudah sangat melandai dan nyaris sudah tidak ada lagi kasus yang baru, sehingga kegiatan perayaan bisa dilaksanakan secara normal seperti pada tahun sebelum pandemi melanda dunia.

“Ini perayaan Bulan Bung Karno yang paling meriah, kami menghadirkan hiburan rakyat untuk masyarakat Karangasem. Selain itu kami juga menghadirkan stand kuliner dan UMKM. Karena konsep Bung Karno ini kan, membagikan kepada masyarakat kecil,” ujar Gede Dana kepada awak media massa.

Lebih lanjut disebutkan bahwa pada perayaan Bulan Bung Karno kali ini dipentaskan pagelaran budaya dan kesenian rakyat, seperti pertunjukan Wayang Ceng Blong yang sangat terkenal dan merakyat di kalangan masyarakat Bali, serta pementasan tari dan lagu-lagu Bali dengan menghadirkan sejumlah artis pop Bali.

“Ini mengingatkan kita pada perjuangan yang dilakukan oleh Bung Karno di masa lalu,” ungkap Bupati asal Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem itu, penuh semangat.  (LE-KR1)

Pos terkait