Arya Wedakarna Dukung Penataan Terminal Wangaya Denpasar

Denpasar, LenteraEsai.id – Anggota DPD RI Dapil Bali Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna menyatakan mendukung penuh atas dilakukannya penataan dan pembenahan Terminal Wangaya menjadi kawasan transportasi berkelanjutan oleh Pemkot Denpasar melalui Dinas Perhubungan Kota Denpasar.

Hal itu terungkap dalam forum diskusi yang menghadirkan Anggota DPD RI Dapil Bali Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna, Kadis Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan, perwakilan tokoh adat serta OPD Pemkot Denpasar lainnya, di Kantor Dinas Perhubungan Denpasar, Rabu (12/1).

Bacaan Lainnya

Anggota DPD RI Dapil Bali Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna menyatakan pihaknya mendukung penuh program pembenahan kawasan Terminal Wangaya Denpasar. “Di mana kesan pertama bagi orang yang berkunjung ke Kota Denpasar sebagai ibu kota Bali, dapat dilihat melalui terorganisirnya terminal dan fasilitas umum lain yang menunjang,” katanya.

Sehubungan dengan itu, lanjut Arya Wedakarna, tentu saja pihaknya mendukung pembenahan dan penataan kawasan Terminal Wangaya dan terminal-terminal lain yang selama ini fungsinya kurang dioptimalkan agar nantinya tercipta sistem transportasi berkelanjutan yang memudahkan masyarakat dan wisatawan untuk mengakses transportasi publik.

Sementara itu, Kadishub Kota Denpasar Ketut Sriawan mengatakan, terkait penataan Terminal Wangaya ini pihaknya tetap mengedepankan kerja sama yang humanis dengan pedagang yang akan direlokasi ke Pasar Cokroaminoto eks Tiara Grosir. Terlebih dengan adanya masukan dan saran anggota DPD RI Dapil Bali ini, tentu akan ditindaklanjuti dengan semangat kerja sama dan pelayanan Sewaka Dharma sesui slogan Dishub Kota Denpasar yakni Menyama Braya, Gotong Royong, Kolaborasi (Mengosi), katanya.

“Kami upayakan semua ruang berfungsi sesuai peruntukan dan mempermudah masyarakat. Kami ajak semua stakeholder bekerja sama terkait penataan wajah kota ini demi untuk menyediakan pelayanan pergerakan dan transportasi berkelanjutan serta melakukan kepastian pergerakan barang dan jasa di Kota Denpasar,” ujarnya, menandaskan. (LE-DP)

Pos terkait