Karangasem, LenteraEsai.id – Dinas Pemadam Kevakaran (Damkar) Karangasem berhasil menangkap dan mengevakuasi ular piton sepanjang 3 mter yang masuk ke pekarangan rumah warga di Banjar Dinas Labuhan, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem Minggu (12/12/2021).
Kepala Dinas Damkar Karangasem I Nyoman Siki Ngurah,saat dikonfirmasi mengatakan, ular piton yang berhasil dievakuasi tersebut ukuran badannya cukup besar dengan panjang lebih dari 3 meter.
“Saat ditemukan ular berada di kandang ayam milik salah seorang warga di Banjar Labuhan, di mana kehadirannya sempat membuat panik sejumlah penduduk karena ukurannya yang cukup besar dan panjang,” kata Siki Ngurah.
Ia menyebutkan, pihaknya yang mendapat pengaduan tentang keberadaan binatang yang dikenal pematuk dan berbisa itu, langsung menurunkan tim yang memiliki kemampuan untuk melakukan evakuasi ke lokasi kejadian.
Akhirnya, Damkar Karangasem mengerahkan 4 personel dari Regu III Pos Karangasem untuk menuju ke lokasi. Bersyukur, lanjut dia, selama proses evakuasi petugas tidak menemukan kendala yang berarti karena Damkar Karangasem memang sudah memiliki peralatan lengkap untuk pengananan ular dan binatang berbisa lainnya.
Siki Ngurah mengatakan, pekerjaan tentang upaya evakuasi ular oleh personel Damkar Karangasem, setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Bahkan dalam sepekan terakhir sudah beberapa kali melakukan hal serupa, yakni ular yang sempat masuk ke pekarangan warga.
“Dari awal tahun 2021 sampai saat ini kami sudah mengevakuasi sebanyak 47 kali atas ular yang masuk ke wilayah tempat tinggal penduduk. Selain itu, kami juga sering melakukan evakuasi sarang tawon dan binatang lainnya, di luar tugas pemadaman kebakaran,” kata Siki Ngurah.
Namun demikian, Kadis Damkar tidak merinci tentang kemana hasil tangkapannya itu kemudian dibawa, apakah kembali dilepasliarkan di hutan belantara atau diserahkan kepada orang yang terbiasa membudidayakan ular.
Berkaitan dengan cukup membahayakannya ular, Siki Ngurah mengimbau kepada warga untuk selalu waspada terutama yang lokasi rumahnya dekat dengan kebun, karena bisa saja ular keluar dari sarangnya untuk memangsa hewan ternak warga dan yang lainnya. (LE-Jun)







