Sekadau, LenteraEsai.id – Banjir yang menggenangi sejumlah daerah di Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat hingga kini masih tetap bertahan alias belum ada tanda-tanda akan secepatnya surut.
Dari hasil pantauan pihak BPBD Kabupaten Sekadau, terungkap bahwa genangan di beberapa lokasi masih memiliki ketinggian muka air antara 50 hingga 310 cm.
Karena rumah tinggal mereka masih tergenang banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau menginformasikan sebanyak 931 KK atau 3.385 jiwa kini masih bertahan di tempat pengungsian.
Sedangkan populasi terdampak, data terkini mencatat sebanyak 5.449 KK atau 19.560 jiwa, tersebar pada empat kecamatan di Kabupaten Sekadau. Jumlah wilayah desa terdampak paling tinggi berada di Kecamatan Sekadau Hulu.
Mengenai jumlah rumah yang terendam banjir setelah debit air Sungai Kapuas meluap beberapa pekan lalu, pihak BPBD masih melakukan pendataan dengan lebih seksama. Dugaan sementara, angkanya lebih dari seribu tempat tinggal.
Berikut ini wilayah desa yang terdampak banjir yang terjadi sejak 26 Oktober 2021 lalu. Desa-desa terdampak di Kecamatan Sekadau Hulu yaitu Desa Rawak Hulu, Sungai Sambang, Nanga Menterap, Rawak Hilir, Tinting Boyok, Cupang Gading, Mondi, Tapang Perodah, Setawar dan Perongkan.
Pada Kecamatan Sekadau Hilir, sembilan desa terdampak antara Desa Mungguk, Sungai Ringin, Tanjung, Merapi, Seberang Kapuas, Penit, Sei Kunyit, Seraras dan Tapang Semadak
Enam desa terdampak di Kecamatan Belitang Hilir yaitu Desa Sei Ayak I, Sei Ayak II, Entabuk, Tapang Pulau, Kumpang Bis dan Empajak, sedang di Kecamatan Belitang hanya tiga desa antara lain Desa Belitang I, Belitang II dan Setuntung.
Menyikapi banjir yang mengakibatkan seorang warga meninggal dunia ini, Pemerintah Kabupaten Sekadau telah menentapkan status tanggap darurat banjir, angin kencang dan tanah longsor pada 26 November sampai dengan 30 November 2021. Menurut BPBD setempat, status ini dapat diperpanjang apabila kondisi semakin memburuk.
Selama masa tanggap darurat ini, BPBD dan berbagai instansi terkait telah melakukan berbagai upaya, seperti evakuasi warga, distribusi bantuan hingga patroli rutin di Sungai Kapuas dan Sungai Sekadau.
BNPB mengimbau masyarakat di kecamatan terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Prakiraan cuaca dua hari ke depan, kecamatan yang masih terdampak banjir saat ini masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan. Masyarakat juga diimbau untuk selalu menerapkan protokol kesehatan apabila terjadi proses evakuasi atau pun yang masih bertahan di pos pengungsian. (LE-SD)







