Diduga Depresi, Warga Desa Sukadana Nekat Gantung Diri

Karangasem, LenteraEsai.id – Ni Luh Silawati (22), warga Banjar Dinas Kayuaya, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan seutas tali nilon warna biru pada dahan pohon mangga yang tumbuh di kebun tidak jauh dari rumahnya.

Kapolsek Kubu AKP I Nengah Sona saat dikonfirmasi, Selasa (24/8/2021) menerangkan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh ayah korban, yaitu I Ketut Sarya.

Bacaan Lainnya

Pagi itu sekitar pukul 04:00 Wita, Ketut Sarya melihat korban Silawati sudah terbangun dari tidurnya, dan tak lama kemudian Ketut Sarya pergi untuk mencari tuak di sebelah selatan rumahnya.

Sesampainya kembali ke rumah, Ketut Sarya tidak melihat korban di tempat ia biasa tidur-tiduran, kemudian ia membangunkan istrinya Ni Ketut Darsani untuk menanyakan keberadaan korban. tapi ia juga mengaku tidak tahu.

Selanjutnya Ketut Sarya bersama istrinya dan keluarga yang lain mencari korban di sekitar rumahnya dan tak lama berselang sekitar pukul 05:00 Wita, korban ditemukan dalam keadaan menggantung pada dahan sebatang pohon mangga yang berada tidak jauh dari rumahnya.

Melighat itu, Ketut Sarya dan keluarga yang lain bekutat menurunkan korban dari tempatnya tergantung, namun korban sudah tak lagi bernyawa, sehingga langsung dibawa ke rumah.

“Dari keterangan pihak keluarga, korban nekat mengakhiri hidupnya diduga karena mengalami depresi akibat sakit epilepsi yang diderita korban sejak berumur 9 tahun,” kata AKP Nengah Sona.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis dari Puskesmas Kubu I, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas aksi kekerasan di sekujur tubuh korban, sehingga kuat dugaan korban meninggal dunia murni karena gantung diri.

“Atas kejadian tersebut keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan sudah mengikhlaskan korban meninggal dunia murni karena bunuh diri,” kata AKP Nengah Sona, menjelaskan. (LE-Jun) 

Pos terkait