Buleleng, LenteraEsai.id – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) secara resmi menggulirkan program lanjutan bantuan kuota internet bagi para peserta didik dan guru di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Buleleng, Bali.
Sekretaris Disdikpora Kabupaten Buleleng Ida Bagus Gde Surya Bharata SPd MAP saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (5/8) mengatakan, seluruh peserta didik dan guru yang terdata dalam Dapodik akan mendapatkan bantuan kuota internet tersebut.
Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya menekankan kepada seluruh Kepala Satuan Pendidikan agar melakukan pemutahiran data peserta didik dan guru serta nomor handphone mereka yang aktif melalui aplikasi Dapodik. “Jadi, semua peserta didik dan guru yang sudah terdata dalam Dapodik berhak mendapatkan bantuan kuota internet,” ucapnya.
Nantinya, setelah pemutakhiran data peserta didik dan guru, Kepala Satuan Pendidikan perlu memastikan kesesuaian data peserta didik dan guru dengan sistem kependudukan dan pencatatan sipil melalui laman vervalpd.data.kemdikbud.go.id untuk peserta didik dan verpalptk.data.kemdikbud.go.id untuk guru. Setelah proses itu, Kepala Satuan Pendidikan mencetak Surat Pertanggung-Jawaban Mutlak (SPTJM).
Disinggung terkait mekanismenya, Sekdis Surya Bharata menyampaikan bahwa program ini murni dari ranah sektor pendidikan. Akses melalui Dapodik kemudian SPTJM akan ditandatangani oleh Kepala Satuan Pendidikan. “Semua itu sudah diatur dalam laman Kemendikbud dan cut offnya dilaksanakan paling lambat 31 Agustus 2021,” katanya.
Mengenai penerbitan kuota/paket data, Surya Bharata menjelaskan akan dilakukan secara bertahap ataupun serentak setelah data diverifikasi semuanya. “Jadi kita pastikan semua siswa baik itu jenjang TK, SD, SMP maupun guru di Kabupaten Buleleng mendapatkan bantuan kuota dari pemerintah,” ucapnya, menjelaskan. (LE-BL)







