Rentin: Kasus Penularan Covid-19 di Bali Sempat Turun Sampai Angka 20-an

Denpasar, LenteraEsai.id – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Bali sempat mengalami penurunan sampai pada kisaran 20-an per harinya, dan angka tersebut sempat bertahan dalam beberapa pekan lamanya.

Akan tetapi sejak akhir Juni lalu, ada peningkatan kasus hingga menjadikan Bali zona orange, kata Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali, Made Rentin dalam sambutannya pada acara penyerahan program sosial Bank IndonesiaI serta dukasi cinta, bangga dan paham rupiah, di Denpasar, Jumat (2/7).

Bacaan Lainnya

Melihat itu, ia mengharapkan Pramuka dapat menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan, terlebih pada setiap acara yang dilaksanakan Pramuka. “Harus jadi contoh selalu cuci tangan, jaga jarak, pakai masker dan melaksanakan kegiatan tepat waktu tidak boleh lebih dari 3 jam,” ucap Rentin yang juga Kalaksa BPBD Provinsi Bali.

Pada kesempatan tersebut, Rentin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bali, Trisno Nugroho, anggota Komisi XI DPR RI dapil Bali, Agung Rai Wirajaya yang telah bersinergi untuk terus membantu Bali saat ini, khususnya Kwarda Bali yang sudah diberikan bantuan berupa Furniture yang selanjutnya ditempatkan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah di Bumi Perkemahan Margarana dan di Kantor Kwarda Bali di Denpasar.

“Terima kasih saya ucapkan atas semua bantuan yang telah diberikan dan semoga hal ini tidak berhenti sampai di sini, dan kami mengharapkan ada kolaborasi berkelanjutan guna mendukung program pembangunan Pemerintah Provinsi Bali,” katanya.

Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bali, Trisno Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan aksi sosial dari Bank Indonesia. Ia menambahkan bahwa kali ini yang diserahkan adalah 1.000 paket sembako untuk masyarakat Karangasem, 1 buah ambulance untuk Kota Denpasar dan seperangkat furniture diserahkan kepada Kwarda Bali.

Ia menyebutkan, bantuan untuk Kwarda Bali tersebut dimaksudkan untuk memberikan semangat kepada para pemuda sebagai aset bangsa untuk terus belajar dan berinovasi. Pramuka adalah pemuda penerus bangsa yang memiliki potensi yang sangat tinggi, maka harus terus mendapat perhatian.

Selain penyerahan bantuan, pada acara tersebut Bank Indonesia juga melakukan presentasi tentang Cinta, Bangga dan Paham Rupiah. Pramuka sebagai pemuda harus menjadi contoh dan duta untuk bangga dengan mata uang sendiri. Juga dijelaskan bagaimana cara mengenali uang asli, bagaimana cara bertransaksi non tunai, dan bagaimana proses pencetakan uang di Bank Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa, pengurus DPP Jangkar Nusantara Gung Rai Susila Antara dan beberapa unsur terkait lainnya.  (LE-DP1)

Pos terkait