Karangasem, LenteraEsai.id – Peritiwa kebakaran di tengah gelapnya malam sempat membangunkan dan menghebohkan warga Banjar Dinas Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem pada Rabu (16/6) dini hari sekitar pukul 02:25 Wita.
Warga yang umumnya masih terlelap tidur, sontak terbangun setelah mendengar riuh suara warga yang terkaget-kaget melihat api yang berkobar cukup besar, disertai kepulan asap yang membubung tinggi ke angkasa.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Karangasem I Nyoman Tari mengatakan, rumah seluas 10×9 meter persegi yang terbakar itu diketahui milik I Komang Budiastawa, warga Banjar Dinas Yeh Malet, Desa Antiga Kelod.
Si jago merah yang berkobar dalam beberapa jam lamanya, telah membuat bangunan tempat tinggal itu berubah menjadi arang dan abu. “Meskipun seluruh rumah beserta isinya hangus terbakar, tapi tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut,” ujar Nyoman Tari, menjelaskan.
Tim Pemadam Kebakaran Karangasem dan Pemkab Klungkung yang turun ke tempat kejadian, akhirnya berhasil menjinakkan api yang berkobar di tengah suasana hari yang masih gelap.
Sebanyak 13 personel diterjunkan untuk menangani kebakaran dengan mengerahkan 4 unit mobil dari Damkar Karangasem dan 5 unit dari Damkar Klungkung. Kobaran api baru padam setelah menghabiskan sedikitnya 4.000 liter air untuk disemprotkan.
“Untuk menangani kebakaran tersebut kami juga dibantu oleh Damkar Klungkung, karena kebetulan lokasinya lebih dekat dari Klungkung,” kata Nyoman Tari.
Ditanya mengenai penyebab timbulnya percikan api yang kemudian menjadi besar, Nyoman Tari mengaku belum dapat memastikannya karena tim masih harus melakukan penyelidikan dengan lebih seksama di lokasi musibah.
Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, tapi akibat dari kebakaran tersebut pemilik rumah mengaku merugi kurang lebih mencapai Rp100 juta, katanya, menandaskan. (LE-Jun)







