Gianyar, LenteraEsai.id – Pencarian korban yang jatuh ke Tukad Petanu bernama Ni Komang Ayu Ardani, akhirnya membuahkan hasil. Jenazah wanita ini berhasil ditemukan pada Rabu, 28 April 2021.
Sebuah akun Instagram ‘Cerita Pejeng Kawan’ melaporkan dari lokasi, memperlihatkan jenazah korban yang ditutupi daun pisang dan berada di atas tumpukan batu di bagian pinggir Sungai atau Tukad Petanu, Ubud, Kabupaten Gianyar.
Jenazah yang tertutup lembaran daun pisang, tampak tengah dikerubungi sejumlah warga, relawan dan beberapa petugas kepolisian dan pihak terkait lainnya. Dilaporkan, jenazah yang sudah tidak utuh lagi itu ditemukan sekitar 1.200 meter di selatan atau hilir lokasi jatuhnya korban ke aliran sungai.
Seperti telah diberitakan, Ni Komang Ayu Ardani yang membonceng anaknya Putu Kevin Ramansa (10) dan mertuanya Ni Ketut Rindit (55), pada Kamis (18/3/2021) malam lalu tiba-tiba sepeda motornya jatuh kecemplung ke aliran Tukad Petanu di samping Jembatan Laplapan, Ubud.
Bocah Kevin yang nyangkut dan berhasil meraih akar gantung pepohonan atau bangsing yang menjulur ke aliran sungai sekitar 50 meter dari tempat kejadian, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Sementara Ketut Rindit ditemukan telah meninggal dunia.
Untuk korban Ayu Ardani, sejak saat itu terus dilakukan upaya pencarian yang tidak hanya melibatkan tim SAR gabungan, tetapi juga para relawan, warga masyarakat dan pihak keluarga korban. Bahkan, tidak kurang dari selusin balian dan paranormal ikut berpartisipasi di lokasi musibah.
Sebelumnya, Kapolres Gianyar AKBP I Dewa Made Adnyana SIK SH MH tampak melaksanakan pemantauan dan pengecekan terhadap personel Polres Gianyar yang sejak pagi hingga sore, dalam beberapa hari ambil bagian dalam upaya pencarian terhadap korban Ayu Ardani.
“Pencarian saat ini sudah memasuki hari keenam, namun korban belum juga berhasil ditemukan,” ujar Kapolres Adnyana di lokasi kejadian pada hari keenam hilangnya Ayu Ardani.
Kapolres yang didampingi Kasatpol Air Polres Gianyar Iptu I Wayan Antariksawan SH menjelaskan, pencarian masih tetap dilaksanakan dan petugas dibagi menjadi tiga titik lokasi pencarian, yaitu di tempat jatuhnya korban, seputaran aliran sungai menuju Goa Gajah, dan dari anak sungai Tengenungan hingga ke utara.
Kapolres Gianyar mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada personel Polres Gianyar, BPBD Kabupaten Gianyar, Sabhara Polda Bali, Brimob Polda Bali, relawan dan warga masyarakat yang sangat berpartisifasi dalam upaya pencarian korban.
Akhirnya, atas kebesaran Yang Maha Kuasa, serta ketekunan dari sejumlah relawan dan pihak keluarga korban, jenazah Ayu Ardani berhasil ditemukan setelah selama 1 bulan sepuluh hari dilakukan upaya pencarian. (LE-GA)







