Denpasar, LenteraEsai.id – Kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar secara konsisten terus bertambah. Berdasarkan data resmi pada Jumat (23/4), penambahan kasus sembuh mencapai 54 orang hingga menjadikan persentase kesembuhan pasien mencalai 94,02 persen.
Persentase kesembuhan ini merupakan yang tertinggi sejak pandemi Covid-19 melanda Kota Denpasar setahun silam. Selain kasus sembuh, di hari yang sama kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 30 orang dan pasien yang meninggal dunia 1 orang.
“Syukur pada hari ini kasus sembuh bertambah 54 orang, sementara kasus positif 30 orang dan 1 pasien meninggal dunia. Namun demikian, masih terjadinya penularan Covid-19 saat ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi, Jumat (23/4).
Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar kini menjadi 13.852 kasus, angka kesembuhan pasien mencapai 13.023 orang (94,02 persen), meninggal dunia 303 orang (2,18 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 526 orang (3,80 persen).
Terkait kasus meninggal dunia, pasien merupakan seorang laki-laki berusia 61 tahun yang berdomisili di Desa Sumerta Kauh, Kota Denpasar.
Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktivitas, namun penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan.
“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat. Jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya.
Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.
Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat.
“Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai
Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas.
“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas. Selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (LE-DP)







