Berkendara Dalam Guyuran Hujan, Warga Tianyar Tewas Disambar Petir

Karangasem, LenteraEsai.id – Nasib naas dialami I Nyoman Fery Wirawan (22), warga asal Banjar Dinas Eka Adnyana, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem yang bertugas selaku pengantar barang-barang pesanan kepada para pembeli.

Ketika membonceng temannya I Ketut Kurniawan (16) untuk tujuan mengantar barang pada Selasa (9/3) sore, Fery Wirawan tiba-tiba disambar petir hingga keduanya terpental cukup jauh bersama sepeda motornya.

Bacaan Lainnya

Kurniawan dilaporkan selamat, namun Fery Wirawan meninggal dunia di tempat kejadian dengan tubuh menghitam lebam bagai bekas sengatan benda panas.

Kapolsek Kubu AKP I Nengah Sona ketika dikonfirmasi, Rabu (10/3), membenarkan kejadian tersebut.  “Korban Fery meninggal dunia dengan luka-luka lebam, sedangkan rekannya Kurniawan, selamat,” ucapnya.

Dari keterangan yang diperoleh di lapangan, sore itu Fery dan Kurniawan yang berboncengan sepeda motor bermaksud mengantarkan barang pesanan (COD) kepada pemesan di Candigoro, Banjar Dinas Tunas Sari, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. 

Saat memasuki jalan setapak sebelum tiba di rumah yang dituju, tiba-tiba turun hujan cukup lebat hingga Fery dan Kurniawan memutuskan untuk berhenti berteduh di bawah pohon sambil mencari buah boni.

Setelah hujan agak sedikit mereda, mereka memutuskan untuk melanjutkan perjalanan, tapi tiba-tiba kilatan petir menyambar dengan suaranya yang menggelegar. Akibatnya, Fery dan Kurniawan terpental cukup jauh bersama sepeda motornya.

Meski terpental, namun Kurniawan ternyata masih bisa terbangun, dan dalam keadaan sadar melihat korban Fery tertelungkup di atas permukaan tanah.

Kerniawan mengaku berusaha membangunkan korban Fery, namun yang bersangkutan tidak memberi reaksi, akhirnya diputuskan untuk meminta bantuan kepada warga sekitar.

Beberapa warga yang kemudian datang, langsung membawa korban ke Puskesmas Kubu II selanjutnya dirujuk ke RS Pratama Kubu, tapi nyawa korban tidak berhasil diselamatkan dan petugas menyatakan korban sudah meninggal dunia.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap jenazah Fery kami temukan luka-luka lebam pada bagian dada dan tangan kanan korban, yang diduga akibat sambaran petir di tempat kejadian,” kata AKP Nengah Sona, menjelaskan.  (LE-Jun)

Pos terkait