Bupati dan Wabup Karangasem Kunjungi Keluarga Dua Korban Tewas Tertimpa Pohon

Karangasem, LenteraEsai.id – Setelah selesai disuntik vaksin Covid-19 pada Selasa (2/3) siang, Bupati Karangasem I Gede Dana langsung mengunjungi keluarga korban I Wayan Nuri Astawa (34) yang meninggal dunia akibat tertindih pohon tumbang yang terjadi hari Minggu (28/2) lalu.

Tiba di rumah duka di Banjar Dinas Suluban, Desa Seraya Barat, Bupati Dana yang didampingi Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika, tampak disambut hangat oleh keluarga almarhum.

Bacaan Lainnya

Kunjungan Bupati Dana dan rombongan dimaksudkan untuk menyampaikan bela sungkawa terhadap keluarga korban Nuri Astawa yang meninggal dunia akibat tergencet bagian muka truk yang ringsek tertimpa pohon tumbang di jalan raya Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem. 

“Saya berharap keluarga korban tetap tabah menghadapi musibah ini,” kata Gede Dana di hadapan keluarga korban.

Pada kesempatan itu, Bupati Dana dan rombongan memberikan bantuan sembako dan sejumlah uang santunan untuk meringankan beban keluarga korban. 

Terkait dengan munculnya cuaca buruk sejak beberapa pekan ini, Bupati Dana juga berpesan kepada seluruh warga masyarakat Karangasem untuk selalu berhati-hati ketika berada di jalan raya, terlebih saat datangnya hujan lebat disertai angin kencang.

“Jika terjadi hujan dan angin kencang, sebaiknya berhenti sejenak sampai situasi aman agar terhindar dari ancaman bencana alam seperti pohon tumbang atau tanah longsor,” kata Gede Dana.

Pada kesempatan tersebut Bupati Dana juga menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. “Semoga keluarga korban dapat menerimanya dengan ikhlas dan tetap tegar menghadapi cobaan berat seperti ini,” ucapnya. 

Sementara itu, di hari yang sama, Wakil Bupati Karangasem Artha Dipa juga melayat korban bencana pohon tumbang lainnya, yakni Ngurah Putu Arya (32) di rumah duka Banjar Dinas Pangitebel, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis.

Di hadapan keluarga korban, Wakil Bupati Artha Dipa mengucapkan belasungkawa dan menyerahkan bantuan berupa sembako, alat rumah tangga dan sejumlah dana santunan. 

Almarhum Putu Arya meninggalkan seorang istri bernama Ni Luh Deka Ningsih (31) dan 2 orang anak yaitu Ngurah Cipta Darma Anggara (9) dan Ngurah Kadek Darma Santika (6).

Kepada Wakil Bupati Artha Dipa, Deka Ningsih menuturkan, korban meninggal dunia tertimpa pohon saat mengendarai sepeda motor melintas di jalan Munduk Tabu, Kecamatan Manggis pada hari Mingggu (28/2) lalu.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian pemerintah atas musibah yang menimpa keluarga kami,” kata Deka Ningsih sambil tak kuasa menahan air mata.  (LE-Jun) 

Pos terkait