Karangasem, LenteraEsai.id – Berinisiatif ikut membantu menarik pohon yang mau roboh saat ditebang, I Ketut Darma (43), warga asal Banjar Dinas Jumenang, Desa Bukit, Kecamatan dan Kabupaten Karangasem, malah ‘tersambar’ patahan dahan yang mental hingga membuat korban meninggal dunia di tempat kejadian pada Selasa (19/1/2021).
I Made Sumetra, saksi yang berada di lokasi kejadian mengungkapkan, saat itu dirinya bersama 3 tetangganya yang lain, diminta untuk membantu menebang pohon milik korban Ketut Darma yang tumbuh di ladangnya.
Pohon jenis durian tersebut disuruh menebang karena bagian kayunya akan dijual kepada pembeli yang memesannya.
“Korban Ketut Darma saat itu ikut menarik tali yang terikat pada batang pohon yang hendak dirobohkan, setelah bagian pangkal pohon usai ‘dikandik’. Posisi korban berada di samping saya, karena kami bersama-sama ikut menarik tali yang terikat pada batang pohon di bagian atas,” ungkap Sumetra.
Begitu pohon jenis durian tersebut rebah, malah kemudian menimpa satu batang pohon lainnya jenis jati yang tumbuih di sekitar itu. Celakanya, bagian dahan jati yang tertimpa pohon durian langsung patah, dan patahannya mental ‘menyambar’ bagian kepala Ketut Darma hingga rebah dan meninggal dunia seketika di tempat lejadian.
“Akibat terkena pentalan kayu jati tersebut, kondisi korban sangat mengenaskan, isi kepalanya muncrat keluar dan langsung meninggal dunia,” ujar Sumetra dengan suara terbata-bata.
Tak berselang lama, pihak kepolisian dari Polsek Karangasem datang untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi korban di lokasi kejadian, begitupun dengan petugas dari dinas kesehatan juga ikut turun ke lokasi.
Menurut pihak keluarga, korban akan dikremasi di setra desa adat setempat, namun masih harus dilakukan koordinasi dan minta petunjuk dari penglingsir untuk menentukan dewasa ayunya. (LE-Jun)







