Kapolda Bali Tegas Larang Tajen Berkedok Tradisi

Kapolda Bali Irjen Pol Drs Putu Jayan Danu

Denpasar, LenteraEsai.id – Kapolda Bali Irjen Pol Drs Putu Jayan Danu Putra menegaskan tidak akan membiarkan judi tajen (sabung ayam), meski banyak yang beralasan tajen merupakan tradisi. Larangan judi tajen juga untuk mencegah penularan Covid-19, karena judi tajen melibatkan banyak orang. 

Jenderal polisi berbintang dua asli Bali kelahiran Jakarta ini mengatakan, pihaknya telah memerintahkan jajarannya di seluruh Polres/Polresta terkait masalah tajen. Petugas di lapangan untuk tidak ragu melakukan penindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Bacaan Lainnya

“Saya baru sebulan di sini (jadi Kapolda Bali). Saya perintahkan untuk menindak judi sabung ayam berkedok tradisi. Dan itu telah dilakukan oleh Polres Badung. Saya berharap jajaran lain untuk bertindak tegas,” ujar Kapolda saat gelar rilis akhir tahun di Denpasar, Rabu (30/12/2020) pagi.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menggelar kegiatan yang mengundang kerumunan. “Mengatasi masalah Covid-19 ini membutuhkan kerja sama semua lapisan. Saya minta malam pergantian tahun tidak ada gelar pesta,” ucap Kapolda, berharap.

Kapolda mengatakan, Polda Bali telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah penularan Covid-19. Di antaranya adalah melaksanakan Operasi Yustisi di seluruh pelosok Bali. Polda Bali juga melaksanakan kegiatan bakti sosial dan menyiapkan dapur umum mobile bekerja sama dengan instansi terkait.

Selain itu melakukan modernisasi RS Bhayangkara Denpasar dalam menyiapkan fasilitas dan tenaga kesehatan untuk mendukung penanganan Covid-19 bersinergi dengan Satgas Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bali. Kemudian menyiapkan dan melakukan rencana aksi pada 14 sektor yang ditentukan oleh Provinsi Bali bergabung dengan Satgas Gotong Royong yang ada di setiap desa, ucapnya.  (LE-DW)

Pos terkait