Wanita Prancis Ditemukan Meregang Nyawa di Sebuah Vila di Gianyar

Gianyar, LenteraEsai.id –  Seorang wanita berkewarganegaraan Prancis ditemukan meregang tak lagi bernyawa di sebuah kamar pada Vila Canikaya di Banjar Lungsiakan, Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Kamis (30/7) pagi sekitar pukul 09.40 Wita.

Temuan tersebut oleh pengelola vila akhirnya dilaporkan kepada pihak Polsek Ubud yang langsung turun melakukan pemeriksanaan dan penyelidikan di tempat kejadian.

Bacaan Lainnya

Dari hasil pemeriksaan awal, wanita tersebut diketahui bernama Anne Marie Elisabeth Marguerite, kelahiran Prancis 9 April 1936 (84 tahun). Selama di Bali, pemegang pasport No.15AY02574 itu, diketahui menginap di Vila Canikaya, Banjar Lungsiakan, Ubud.

Di vila tersebut korban tercatat tinggal bersama anak lelakinya Eric Andre (60), serta seorang menantu dan cucunya.

Diperoleh keterangan bahwa pada 23 Juli 2020, Ny Marguerite beserta keluarga rencananya pulang ke negara asalnya Prancis, namun karena terkendala penerbangan, korban dan keluarga kembali menginap di Vila Canikaya.

Selanjutnya pada 29 Juli 2020, korban yang sudah tergolong renta dan sakit-sakitan, berniat pergi berobat ke Rumah Sakit BMC Nusa Dua atas penyakit yang dideritanya, namun juga batal. Pada hari Kamis, 30 Juli 2020 sekitar pukul 07.00 Wita, Eric Andre yang merupakan anak korban, melihat orang tuanya Ny Marguerite sudah dalam keadaan lemas di kamar Family 1 Vila Canikaya.

Melihat itu, Andre menghubungi Aldo Putra Sanjaya, manager Vila Canikaya untuk bersama-sama mengecek kondisi Ny Marguerite, sekaligus menghubungi tim medis.

Tim medis dari Ubud Care yang kemudian datang memeriksa kondisi korban, akhirnya menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.

Aldo Putra Sanjaya mengatakan, tamunya Ny Marguerite bersama  keluarga yang terdiri atas anak, menantu dan cucu, tinggal di Vila Canikaya sejak 15 Maret 2020.

Sejak mulai dari chek in, korban diketahui sudah dalam kondisi sakit-sakitan, serta menggunakan kursi roda karena faktor umur yang sudah tergolong tua, ucapnya.

Sebelum korban ditemukan meninggal dunia, sepekan lalu sempat berencana untuk pulang ke negaranya di Prancis, namun karena terkendala penerbangan, batal dilakukan sehingga kembali menginap di Vila Canikaya. Selama tinggal di Vila Canikaya, korban sudah sering berobat jalan ke rumah sakit, ujar Aldo Putra Sanjaya, menjelaskan.

Sementara Eric Andre menyebutkan, korban memang memiliki riwayat penyakit bawaan yang diderita sejak lama sesuai dengan hasil diagnosa tenaga medis di rumah sakit di negaranya.

Andre menyatakan pasrah atas kematian ibunya yang memang memiliki riwayat sakit-sakitan sejak lama dan juga faktor usia.

Tim TRC BPBD Kabupaten Gianyar bersama pihak kepolisian dan PMI Gianyar, selanjutnya mengevakuasi jenazah korban menuju RSUP Sanglah Denpasar guna dititipkan di temat itu sebelum diterbangkan oleh pihak keluarga ke negara asalnya.  (LE-GN)

Pos terkait