Cari Kepiting, Nelayan Mendadak Disambar Ombak dan Menghilang di Perairan Tayu

Tim SAR gabungan yang sedang melakukan pencarian di Perairan Tayu, Pati, Jawa Tengah

Pati, LenteraEsai.id –  Ragil Permana Putra (19), nelayan asal Desa Keboromo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dilaporkan tenggelam dan menghilang setelah disambar ombak besar di perairan Tayu pada Rabu (22/7/20) siang lalu.

Tim SAR gabungan yang diterjunkan ke lapangan, belum berhasil menemukan nelayan yang saat kejadian sedang melakukan penangkapan kepiting yang cukup banyak terdapat di kawasan parairan tersebut.

Bacaan Lainnya

Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya, Kamis (23/7) menceritakan,  kejadian bermula pada Rabu pagi menjelang siang sekitar pukul 10.00 WIB, korban bersama dua rekannya mencari rajungan atau kepiting di perairan Tayu dengan alat tangkap yang disebut jebakan.

Ia menyebutkan, ketika korban sedang melempar alat tangkap dari bagian pantai yang dangkal, tiba-tiba datang gelombang besar menyambar hingga korban terjatuh dan langsung ditarik dan digulung ombak.

Melihat itu, kedua temannya berusaha melakukan pertolongan, namun tak berhasil meraih tubuh korban karena langsung ditarik ombak besar ke tengah laut kemudian tenggelam dan menghilang, ucapnya.

Pencarian pun langsung dilakukan, tetapi hingga kini belum belum juga menemukan korban hingga akhirnya harus dihentikan karena hari sudah gelap.

Nur Yahya menyebutkan, pencarian oleh tim SAR gabungan akan dilanjutkan esok hari dengan rencana operasi menggunakan perahu karet dari tempat kejadian ke arah utara kurang lebih sejauh 3 nautical mil.

“Saat ini kondisi tunggi gelombang perairan Tayu sekitar 1 hingga 2 meter, cuaca berawan dan arah angin dari timur laut menuju selatan. Semoga besok tim SAR gabungan diberi kemudahan dan korban cepat dapat ditemukan,” ujar Nur Yahya.  (LE-JT)

Pos terkait