HeadlinesNasional

10 Tahun Sebatang Kara, Nenek Wa Bula Akhirnya Dibantu Seorang Jenderal

Wakatobi, LenteraEsai.id – Nenek Wa Bula (75) selam ini diketahui hidup sebatang kara di rumahnya yang cukup sederhana di Desa Wungka, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Selain hidup sebatang kara di usia yang telah tergolong renta, Nenek Wa Bula juga sering sakit-sakitan, dan tidak jarang pula mengalami kekurangan pangan.

Mengetahui adanya penderitaan si nenek seperti itu, Mayjen TNI Andi Sumangerukka yang kini menjabat Pangdam XVI/Hasanuddin terketuk hatinya untuk mengulurkan bantuan,

Dandim 1413/Buton Letkol Inf Arif Kurniawandalam dalam siaran tertulisnya yang diterima kalangan pers di Wakatobi, Sabtu (18/7/2020), mengatakan bahwa bantuan sembako dari Pangdam XIV/Hsn tersebut diserahkan kepada Nenek Wa Bula oleh Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan yang didampingi Ketua Persit Korcab Rem 143 PD Hasanudin Ny Vera Jannie Aldrin Siahaan.

Setibanya di Wakatobi, Danrem disambut Sekda Kabupaten Waktobi La Jumadi dan Kapolres Wakatobi AKBP Anuardi SIK. Setelah itu, kata Letkol Arif, Danrem beserta rombongan langsung menuju Desa Wungka untuk menyalurkan bantuan sembako kepada sang nenek, termasuk untuk sejumkah warga tidak mampu lainnya.

Namun dikarenakan keterbatasan waktu dan kondisi hujan, sebagian  paket sembako terpaksa harus diserahkan secara simbolis, ujar Dandim.

Nenek Wa Bula hidup sebatnag kara selain karena suaminya telah meninggal dunia, juga sebanyak 7 orang anaknya, semuanya merantau mencari sumber kehidupan, dan tidak kunjung kembali, kata lulusan Akmil 2000 itu.

“Sungguh kasihan, sudah sebatang kara, sakit-sakitan lagi. Tadi selesai acara, langsung kita perintahkan kepada Danramil dan Babinsa setempat untuk segera membantu kepentingan Nenek Wa Bula untuk berobat,” ujarnya, menjelaskan.

Senada dengan Dandim, saat memberikan paket sembako, Brigjen Jannie dan istrinya pun turut perihatin dengan kondisi Nenek Wa Bula dan meminta agar wanita berusia 75 tahun ini segera dibantu diobati.

“Kasihan pak Dandim…tolong bantu segera berobat, apalagi beliau punya kartu BPJS. Jika kesulitan sarana transportasi mungkin bisa dicarikan atau menggunakan kendaaran kita,” kata Jannie, menegaskan.

“Atau bisa kerja sama dengan Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat, untuk pinjam ambulan dan pengobatan,” tambah ayah dari 3 orang anak itu.

Untuk diketahui, selain membagikan sembako dari Pangdam XIV/Hsn, dalam kunjungan kerjanya ke Wakatobi kali ini, Danrem 143 juga sekaligus mengecek kesiapan satuan dalam menghadapi pilkada serentak di Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, usai menerima bantuan sembako, Nenek Wa Bula dengan penuh haru mengucapkan terima kasih baik kepada Mayjen TNI Andi Sumangerukka dan kepada Brigjen TNI Jannie yang telah menyalurkan sembako bagi dirinya.  (LE-WT)

Lenteraesai.id