BulelengHeadlines

Suami Meninggal, Janda Dibunuh dan Dirampok Kawanan Bersenjata di Buleleng

Buleleng, LenteraEsai.id- Babinsa Desa Kubutambahan Koramil 1609-02/Kubutambahan Sertu Markus kini sedang memantau dan melaksanakan pengamanan di rumah korban pembunuhan Ni Putu Sekar di Desa Dauh Pura Depaha, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng.

Pengamanan dilakukan Babinsa dan pihak Polsek Kubutambahan sehubungan janda yang baru sekitar 4 bulan lalu ditinggal mati suaminya, telah menjadi korban pembunuhan dan perampokan oleh sekelompok orang bersenjata tajam.

Sertu Markus di lokasi kejadian, Senin (13/7) petang mengatakan, korban Ni Putu Sekar sejauh ini diketahui tinggal sendirian di rumahnya setelah suaminya meninggal dunia beberapa bulan lalu.

Dikatakan, korban kesehariannya merupakan berdagang yang tergolong sukses membuka toko berbagai kebutuhan masyarakat.

Adapun kronologis kejadiannya menurut petugas yang turun ke tempat kejadian, yakni pada Senin (13/7) siang sekitar pukul 12.00 Wita, korban masih terlihat berjualan di toko yang dibangun di depan rumahnya.

Sekitar pukul 16.00 Wita, kakak dari Ni Putu Sekar datang ke rumah korban, dikagetkan dengan temuan bahwa korban berlumur darah dengan sejumlah luka, serta tidak lagi bernyawa dengan posisi tertelungkup.

Polisi yang mendapat laporan, pada pukul 16.30 dengan menyertakan bidan desa, datang melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban, ditemukan luka menganga di bagian belakang kepala sepanjang 13 cm, lebar 2 cm dan dalam 1,5 cm.

Selain itu juga terdapat luka di bagian pelipis kiri atas sepanjang 3 cm, pelipis kanan atas 2 cm, dan dahi atas terdapat luka menganga sepanjang 3 cm.

Sementara menjelang senja hari, tampak anggota tim Forensik Polres Buleleng dan Polsek Kubutambahan melakukan olah TKP serta penyelidikan guna mengungkap para pelakunya.

Sejauh ini, menurut keterangan pihak keluarga korban, batang-barang yang hilang disabet kawanan rampok antara lain sebuah tas dan dompet yang berisi uang tunai yang biasa dipakai di pinggang korban, serta kalung emas yang  biasa dipakai di leher korban, dilaporkan hilang.

Sementara barang-barang milik korban yang lain yang berada di dalam toko yang diobrak-abrik kawanan rampok, kini masih dalam penyelidikan dan inventarisir oleh pihak kepolisian dibantu pihak keluarga.  (LE-BL)

Lenteraesai.id