Tabanan, LenteraEsai.id – Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto melaksanakan Shalat Jumat bersama jamaah Masjid Agung Tabanan di Lingkungan Tunggal Sari, Banjar Delod Rurung, Desa Delod Peken, Kabupaten Tabanan, Jumat (26/06/2020).
Sebelum Shalat Jumat dimulai, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Toni di depan para jamaah menyampaikan arahan dan imbauan kepada umat Muslim yang hadir, bahwa sejak 22 Juni 2020 lalu Pemerintah Kabupaten Tabanan telah membuka kembali tempat ibadah untuk dapat digunakan secara resmi oleh masyarakat dalam melaksanakan kegiatan keagamaan di masa pandemi Covid-19 ini.
Meski demikian, masyarakat dan para jamaah tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari Covid-19 yang sedang mewabah di Indonesia saat ini.
“Kita semua berharap semoga dengan dibukanya kembali peribadatan semoga Covid-19 berakhir dan aktivitas masyarakat kembali normal seperti waktu-waktu sebelumnya. Jangan sampai lengah dan mengabaikan protokol kesehatan untuk keselamatan kita semua,” ucap Dandim, menegaskan.
Dalam menyongsong kehidupan new normal, masyarakat harus produktif, tetapi tetap utamakan jaga kesehatan. Untuk itu masyarakat diimbau untuk mendukung pemerintah dalam memerangi Covid-19 ini dengan mematuhi protokol kesehatan yang telah disosialisasikan dengan cara rajin cuci tangan pakai sabun di air mengalir, wajib pakai masker, jaga jarak (physical dan social distancing), PHBS (pola hidup bersih dan sehat), rajin berolahraga, makan-makanan yang bergizi seimbang serta tetap melakukan shalat memohon kepada Allah agar pandemi Covid-19 segera berlalu.
Ditambahkannya, dalam pelaksanaan shalat ke masjid juga harus memenuhi protokol kesehatan yang dimaksud, di antaranya wudhu dari rumah, menggunakan sajadah atau alat sujud sendiri, mengikuti pengukuran suhu tubuh sebelum masuk masjid dan tetap jaga jarak selama di dalam masjid serta untuk sementara jangan bersentuhan.
“Penutupan dan pembukaan masjid dilakukan oleh pemerintah adalah untuk melindungi warganya dari wabah Covid-19, jadi mari kita dukung dan patuhi imbauan pemerintah demi keselamatan bersama,” kata Dandim mengingatkan.
Sementara Takmir Masjid Haji Latief dalam khotbahnya menyampaikan terima kasih, khususnya kepada Dandim 1619/ Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto yang telah mengapresiasi umat Muslim sekaligus ikut bareng melaksanakan Shalat Jumat .
“Jumat kali ini ada yang berbeda karena di tengah Covid-19 harus tetap mengedepankan standar keselamatan seperti yang telah disampaikan Dandim di depan tadi,” ucapnya.
Lebih lanjut takmir menyampaikan pelaksanaan Shalat Jumat ini masuk dalam pemantauan dan jika selanjutnya para jamaah tidak taat akan imbauan pemerintah dengan tidak melaksanakan protokol kesehatan, ada kemungkinan masjid akan ditutup kembali. (LE-TB).







