Pantang Menyerah, Usai Di-PHK Syifa Buka Usaha Cimol ‘Pinkiss.Kitchen’

Syifa yang pantang menyerah dan buka usaha cimol

Bandung, LenteraEsai.id – Pandemi Covid-19 membawa dampak telak bagi masyarakat. Tidak sedikit warga kehilangan pekerjaan, sehingga kehidupannya menjadi terseok-seok secara ekonomi.

Meski ada yang mengalami nasib menyedihkan karena di-PHK, namun ada yang tidak mau larut dalam kesedihan, dan terus berupaya maksimal untuk menghidupi diri serta keluarga.

Bacaan Lainnya

Seperti yang dijalani oleh wanita bernama Syifa Putriyani, yang akrab dipanggil Syifa. Salah seorang karyawan swasta ini merupakan korban PHK, yang akhirnya memutuskan untuk memulai usaha kuliner rumahan. Usaha ini dirintis sendiri dengan menggunakan medsos sebagai ajang promosi. Untuk memperkuat basis usaha, Syifa menjalin kemitraan dengan sahabatnya, dua mojang Bandung. Mereka kemudian sepakat untuk membuat cimol, makanan ringan khas Bandung. Usaha ini dirintisnya sejak akhir April 2020, saat pandemi Covid-19 melanda, berlokasi di Jalan Cijawura Girang 3 No. 35 Kecamatan Buahbatu, Kelurahan Margasari, Kota Bandung.

Syifa menuturkan, dimulainya usaha makanan ‘Pinkiss. Kitchen’ berawal dari hobinya berburu kuliner serta makanan tradisional. Kenekatan Syifa yang belajar otodidak melalui tayangan medsos dan bertanya sana – sini, membuahkan hasil kreasi dan disukai masyarakat. 

“Awalnya iseng-iseng aja buatnya, terus saya coba tawari sama temen-temen dan respon mereka bikin saya makin semangat untuk buat dan coba tawari melalui medsos,” tutur Syifa.

Dikatakannya, untuk membuat cimol yang membutuhkan ketelatenan serta racikan yang tepat, bahannya pun menggunakan bahan bahan lokal. Pembuatannya juga sangat gampang, yang penting jangan mudah menyerah.

“Awalnya saya gak ada niatan untuk jualan. Hanya iseng bawa tester ke temen – temen dan ternyata mereka bilang enak banget. Kenapa nggak bikin aja buat dijual? Demikian usul temen – temen.  Dari sanalah terpikir untuk memulai berjualan,” kata perempuan yang pernah bercita – cita jadi pramugari ini.

Cimol dengan branch “Pinkiss. Kitchen” ini sendiri memiliki tekstur yang lembut dan bumbu yang menggoda, apalagi bumbu yang ditawarkan memiliki tingkatan kepedasan yang berbeda sesuai keinginan konsumen. Bagi para penggemar camilan khas Kota Kembang ini, cimol adalah cemilan yang sangat pas, karena tanpa menggunakan bahan pengawet alias aman bagi tubuh. Selain varian tingkat kepedasan yang ditawarkan, harga juga sangat terjangkau.

Sampai dengan saat ini, Syifa dan sahabatnya mengunakan jasa Gojek delivery untuk area Bandung dan sekitarnya. Untuk pemesanan melalui sosial media baik Facebook, WhatsApp hingga Instagram atas nama @syifaputrriii

“Saya pasarkan melalui online atau via sosial media. Paling banyak saya pernah dapat pesanan sampai 40 bungkus, syukur Alhamdulilah selama ini kesan konsumen kami terhadap “Pinkiss. Kitchen” sangat antusias,” jelas Syifa, yang  pernah beberapa tahun tinggal di Bali.

Syifa bersama temannya Fungky mengaku tidak pernah memasang target. “Yang namanya rezeki kita selalu bersyukur, ada sih orderan tiap hari, dan berapapun itu ya disyukuri. Intinya jangan menyerah dengan keadaan,” katanya meyakinkan. (LE-BD).

Pos terkait