Badung, LenteraEsai.id – Setelah sempat menolak, warga masyarakat Banjar Sayan, Desa Werdi Bhuana, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, akhirnya mau menjalani rapid test yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Badung yang tergabung dalam Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19.
Rapid test yang harus dilakukan kepada seluruh warga Banjar Sayan, Werdi Bhuana itu, sebelumnya sempat ditolak oleh sejumlah warga. Namun setelah Kapolsek Mengwi Kompol I Gede Eka Putra Astawa SH SIK melakukan pendekatan dan meyakinkan bahwa rapid test dilakukan untuk kepentingan bersama dalam mencegah penyebaran Covid -19, akhirnya warga tersebut bersedia mengikutinya.
“Guna keselamatan dan keamanan bersama, akhirnya kami berhasil meyakinkan beberapa warga di Gang Gunung Lempuyang Banjar Sayan untuk mau melakukan rapid test pada hari Senin (25/5) sore lalu,” kata Kapolsek Mengwi Kompol IG Eka Putra Astawa, Selasa (26/05).
Ia menyebutkan, penolakan yang terjadi sebelumnya antara lain dikarenakan warga kurang memahami tentang perlunya dilakukan rapid test untuk secara bersama-sama seluruh masyarakat melakukan upaya pencegahan Covid-19.
“Warga kurang mendapatkan sosialisasi, di samping ada juga yang merasa kecewa karena sudah sempat melakukan rapid test dengan biaya sendiri, namun tidak ada kejelasannya. Akhirnya dengan pendekatan khusus, warga mau untuk di-rapid test,” katanya.
Dari hasil test terhadap seluruh warga Banjar Sayan, sebanyak 27 orang di antaranya dinyatakan reaktif terhadap Covid-19. “Semua hasil sudah diserahkan ke Rumah Sakit Sloam Denpasar untuk proses penanganan lebih lanjut,” ujarnya, menjelaskan. (LE-BD)







