Denpasar, LenteraEsai.id – Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan perkembangan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Bali hingga Kamis, 21 Mei 2020.
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra di Denpasar, Kamis (21/5) petang menyebutkan, jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 kini tercatat 374 orang setelah ada penambahan pasien baru 3 orang WNI yang tertular virus melalui transmisi lokal.
Sementara untuk pasien yang telah sembuh sebanyak 280 orang setelah ada penambahan 4 orang WNI terdiri atas 1 orang pekerja migram Indonesia (PMI) dan 3 orang non-PMI. Sedangkan pasien meninggal dunia tetap 4 orang.
Dewa Indra yang juga Sekda Provinsi Bali mengatakan, untuk pasien positif yang kini masih dalam perawatan (kasus aktif) sebanyak 90 orang. Mereka dirawat pada 7 rumah sakit dan di ruang karantina di Bapelkesmas, UPT RS Nyitdah dan BPK Pering.
Dikatakan, angka positif Covid-19 di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case, sementara untuk transmisi lokal sejumlah 151 orang. Ini menunjukkan masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya.
Mengingat itu, Dewa Indra mengharapkan, dalam upaya menekan kasus transmisi lokal, masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini.
“Di samping itu, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kami minta semua elemen masyarakat membantu dan bekerja sama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contact guna menemukan siapapun yang pernah kontak dekat dengan orang yang positif Covid-19, sehingga kita bisa menangani lebih awal orang-orang yang berisiko terinfeksi virus tersebut guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain,” ujar Dewa Indra, menandaskan. (LE-DP1)







