Jatuh ke Sumur Sedalam 20 Meter, Komang Diantari Wati Ditemukan Selamat

Jembrana, LenteraEsai.idTim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang warga yang terjatuh ke lubang sumur galian sedalam 20 meter dengan selamat pada Rabu (20/5/2020) dini hari.

Korban diketahui bernama Ni Komang Diantari Wati (45), langsung dilarikan ke RSUD Jembrana untuk segera mendapatkan tindakan medis. Wanita paruh baya ini diduga sedang linglung hingga kemudian terjatuh ke dalam lubang sumur.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) Gede Darmada SE MAP, Rabu (20/5) sore mengungkapkan, upaya evakuasi dilakukan tim SAR setelah pihaknya pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.05 Wita, mendapat informasi tentang adanya seorang warga Banjar Anyar, Desa Baluk, Kabupaten Jembrana yang jatuh ke dalam sumur.

“Kejadiannya diperkirakan pada Selasa (19/5) tengah malam kurang lebih pukul 23.15 Wita. Jadi sekitar 50 menit sebelum laporan kami terima,” ujar Kakan SAR Bali Gede Darmada, menjelaskan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Bali segera memberangkatkan 9 personel dari Pos SAR Jembrana untuk melakukan upaya penyelamatan dan evakuasi.

“Ini merupakan yang kedua kalinya dalam 1 bulan ini, di mana Pos SAR Jembrana menangani operasi SAR bagi orang yang terjatuh ke dalam lubang sumur,” ucapnya, menambahkan.

Dikatakan, beruntung kali ini korban berhasil dievakuasi dengan selamat dari dasar sumur berkedalaman kurang lebih 20 meter, dengan ketinggian genangan air sepinggang orang dewasa.  “Proses penarikan korban hingga ke permukaan sumur selesai dilakukan sekitar pukul 01.36 Wita,” jelas Darmada.

Bila dihitung dari awal korban kecemplung sumur hingga berhasil dievakuasi oleh tim SAR, telah lebih dari 2 jam korban berendam di air sumur. Tergolong mujur, nyawanya berhasil diselamatkan.

Selama proses evakuasi berlangsung, kata Darmada, pihaknya juga melibatkan unsur SAR dari Polres Jembrana, Polsek Kota Negara, keluarga korban dan masyarakat setempat.

Sejauh ini Diantari Wati belum bisa diajak berkomunikasi, sehingga belum diketahui asal mula kejadian hingga korban kemudian jatuh kecemplung ke dalam lubang sumur galian yang cukup dalam. Namun demikian, dugaan sementara korban sedang dalam kondisi linglung.

Darmada mengimbau masyarakat yang memiliki sumur galian di pekarangan rumah supaya lebih memperhatikan faktor keamanan. “Misalnya dengan memberi tutup pada bagian atas lubang sumur,” katanya, mengingatkan.  (LE-JB)

Pos terkait