Suasana Histeris Saat Pemuda Ditemukan Tewas Tertindih Rumput 40 Kg

Amlapura, LenteraEsai.id – Seorang pria bernama I Komang Pageh (38) ditemukan meninggal dunia di jalan menuju kebun salak atau tegalan yang terletak di Dusun Jangu, Desa Duda, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, pada Sabtu (22/2/2020) siang sekitar pukul 12.15 Wita.

“Jenazah Komang Pageh pertama kali ditemukan oleh Made Tanu (70) yang memang pekerjaannya setiap hari adalah meburuh di carik, sehingga selalu melewati jalur itu. Saat ditemukan, Komang Pageh sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan wajah tertutup rumput yang dibawanya,” ujar Kepala Wilayah Dusun Jangu, I Wayan Sudiana, ketika dihubungi pada Sabtu siang.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Sudiana, mengetahui hal ini, saksi Made Tanu selanjutnya mendatangi rumah orang tua Komang Pageh, yakni I Nyoman Jana (70) untuk melaporkan apa yang telah dilihatnya di jalanan menuju kebun salak.

“Orang tua dan keluarga korban kemudian bergegas menuju lokasi untuk memastikan kondisi Komang Pageh. Setiba di lokasi dan ketika dipastikan Komang Pageh dalam kondisi sudah meninggal dunia, mereka seketika bertangisan histeris,” kata Sudiana.

Sebelum kejadian naas tersebut, yakni pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 Wita, Komang Pageh berpamitan kepada kedua orang tuanya untuk mencari rumput di tegalan. Memang Komang Pageh sudah sejak lama memelihara sapi.

Keluarga korban mengaku sama sekali tidak ada menaruh kecurigaan jika Komang Pageh akan mengalami musibah seperti itu, karena tidak ada firasat apa-apa sebelumnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara medis di Puskesmas Selat, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas aksi kekerasan pada tubuh korban, sehingga kuat dugaan Komang Pageh meninggal dunia setelah terpeleset dan terjatuh, kemudian tertimpa rumput yang dibawanya, yang beratnya sekitar 40 kg.

Setelah tidak ditemukan adanya petunjuk bekas aksi kekerasan, pihak kepolisian dan tim medis menyerahkan jenazah korban kepada keluarga untuk dikebumikan atau dikremasi sesuai ketentuan adat yang berlaku di desa setempat. (LE-KR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *