Denpasar, LenteraEsai.id – Kota Denpasar sebagai tujuan pariwisata dengan keunikan berbagai seni budayanya, berhasil mengembangkan dan mempercepat pelayanan secara elektronifikasi atau digitalisasi. Atas keberhasilan ini, Kota Denpasar menerima kunjungan studi banding dari Bupati Belu dr Agustinus Taolin.
Kedatangan Bupati Belu di Kota Denpasar disambut oleh Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana pada Jumat (24/2/2023), bertempat di Ruang Tamu Kantor Wali Kota Denpasar.
Kunjungan yang dilaksanakan Bupati Belu dr Agustinus Taolin didampingi oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan NTT Daniel Agus Prasetyo, bertujuan untuk studi banding terkait elektronifikasi pemerintah daerah agar pemerintah kabupaten yang ada di Nusa Tenggara Timur bisa belajar banyak dari Kota Denpasar tentang percepatan dan perluasan digital daerah untuk membentuk aktivitas ekonomi secara elektronik dan digital dalam pelayanan kepada publik, seperti pembayaran retribusi dan pajak.
Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara di hadapan tamunya mengungkapkan, Kota Denpasar telah melakukan inovasi kemudahan pelayanan pajak bagi masyarakat melalui aplikasi Pajak Digital Denpasar (Pagi Denpasar).
“Peluncuran Aplikasi On Boarding berbasis android yang bisa diakses masyarakat Kota Denpasar memberikan percepatan pelayanan kepada masyarakat dalam bidang perpajakan. Selain itu, masyarakat juga dengan mudah mendapatkan informasi pajak daerah secara elektronik terkait pendaftaran online, pelaporan dan pembayaran pajak daerah Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.
Selain dari Kabupaten Belu, siang itu juga hadir Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Sumba Barat yang diwakili oleh Kepala Bapenda Kabupaten setempat.
Dalam studi banding ini, Bupati Belu dr Agustinus Taolin juga melakukan sharing tentang nilai-nilai kearifan lokal yang ada di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur dan berharap dengan studi banding yang dilakukan di Kota Denpasar ini bisa menjadi contoh implementasi untuk segera dilakukan di Kabupaten Belu, Manggarai Barat dan Sumba Barat.
Sementara Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana menambahkan bahwa Pemerintah Kota Denpasar meraih indeks tertinggi Sistem pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali.
“Kami sebagai Pemerintah Kota Denpasar mendukung sistem digitalisasi daerah dari sektor belanja daerah, dengan harapan bisa dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” ujar Sekda IB Alit Wiradana. (LE-DP)







