Konjen RRT Denpasar Gandeng TCI Unud Perkuat Capacity Building Staf Kantor Imigrasi Bali

Pembukaan kegiatan pelatihan Bahasa Mandarin Lanjutan di Aula Kantor Imgrasi Denpasar. (Foto: Dok Humas Unud)

Denpasar, LenteraEsai.id – Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (Konjen RRT) di Denpasar menggandeng Tourism Confucius Institute (TCI) Fakultas Pariwisata Universitas Udayana (FPar Unud) dalam meningkatkan kapasitas SDM Kantor Imigrasi di lingkungan Provinsi Bali melalui pemberian pelatihan Bahasa Mandarin Lanjutan, yang akan dilaksanakan tiga bulan ke depan.

Pelatihan ini diikuti oleh para staf di tiga Kantor Imigrasi Provinsi Bali yaitu staf dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja.

Bacaan Lainnya

Pembukaan kegiatan tersebut dilaksanakan di aula Kantor Imgrasi Denpasar, pada Senin (15/8). Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FPar Unud, Yayu Indrawati PhD dalam sambutannya menyatakan mendukung kegiatan ini.

“Kami yakin setelah pandemi usai, turis Tiongkok akan mengunjungi Bali dalam jumlah besar, yang juga akan sepenuhnya mengaktifkan vitalitas pasar wisatawan Tiongkok di Bali. Sebagai departemen terkait luar negeri yang menerima turis asing dan turis Tiongkok, akan sangat berarti bagi staf Kantor Imigrasi untuk belajar Bahasa Mandarin dan berkomunikasi secara efektif dengan turis Tiongkok dalam Bahasa Mandarin,” ungkapnya.

Plt Direktur Kerja Sama Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan merupakan salah satu manifes dan kerja sama yang baik dengan telah dilaksanakannya antara Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok dan Pemerintah Indonesia di bidang pengajaran bahasa dan budaya.

Hal senada juga disampaikan oleh Mr Mei Yuncai selaku Wakil Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar. “Saya mengharapkan bahwa peserta pelatihan untuk dapat mengikuti pelatihan Bahasa Mandarin dengan baik, sehingga nantinya mampu memberikan kualitas pelayanan kepada wisatawan Tiongkok yang berkunjung ke Bali,” ujarnya. (LE-DP)

Sumber: www.unud.ac.id 

Pos terkait