Karangasem, LenteraEsai.id – Mengingat cukup seringnya terjadi bencana kebakaran di Kabupaten Karangasem, membuat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Karangasem mengambil langkah cepat agar kejadian serupa dapat diminimalisir bahkan tidak terjadi sama sekali.
Kepala Dinas Damkartan Karangasem I Nyoman Siki Ngurah saat dikonfirmasi Rabu (13/4/2022) mengatakan, untuk meminimalisir hal tersebut pihaknya kini melakukan edukasi dan sosialisasi dengan mengundang sebanyak 14 kepala desa yang selama ini wilayahnya sering terjadi kebakaran.
“Untuk di awal bulan April ini saja Damkartan Karangasem melakukan sebanyak 3 kali proses penanganan kebakaran, yaitu di wilayah Jasri, Nyuh Tebel dan Tiyitali,” ujar Ngurah, mengungkapkan.
Siki Ngurah mengatakan, tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat guna meminimalisir terjadinya kebakaran, mengingat saat ini sudah mulai memasuki musim panas atau telah jarang turun hujan.
Dengan adanya tiga kasus kebakaran di awal bulan April ini, Siki Ngurah mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat melakukan persembahyangan agar nyala dupanya lebih diperhatikan. “Kalau memungkinkan, sebaiknya dicabut dari tempatnya ‘diunggahanh’,” ucapnya.
Begitu juga saat melakukan pembakaran semak dan yang lainnya agar memperhatikan situasi sekitar. Jika ada bangunan yang struktur atau jenis bahan yang dipakai mudah terbakar, sebaiknya jangan melakukan pembakaran di dekat itu, katanya, mengingatkan.
“Semoga dengan edukasi ini bisa menekan dan mencegah kasus kebakaran, tapi semua ini memerlukan keterlibatan dari masyarakat itu sendiri untuk mencegah terjadinya kebakaran,” kata Siki Ngurah. (LE-Jun)







