Pura Batu Ngaus, Tempat Memohon Kesembuhan Untuk Penyakit Orang dan Tanaman

Badung, LenteraEsai.id – Selain memohon anugrah agar areal persawahan terhindar dari serangan hama, di Pura Gede Luhur Batu Ngaus di Banjar Batan Tanjung, Desa Cemagi, Kabupatren Badung juga diyakini dapat menganugerahi penyembuhan berbagai macam penyakit sekala maupun niskala.

Dari sepengetahuan Pemangku Pura Gede Luhur Batu Ngaus, Jero Mangku Putu Gede Arsa Pradnyana saat ditemui, Selasa (15/2) mengungkapkan, selain tempat nunas ‘tamba’ untuk berbagai macam penyakit, juga tidak sedikit pemedek yang tangkil ke pura untuk memohon agar dikaruniai keturunan.

Bacaan Lainnya

Selain itu, ada juga krama atau pemedek yang areal sawah atau ladangnya terserang hama dan gangguan lainnya, memohon kelancaran maupun kesuburan dan bebas hama ke sini, ke Pura Gede Luhur Batu Ngaus, katanya.

Namun demikian, lanjut Jero Mangku Arsa, sejauh ini pemedek yang tangkil ke pura lebih banyak untuk memohon kesembuhan dari penyakit yang dideritanya, baik itu penyakit medis maupun non medis.

“Ya memang pemedek yang tangkil sebagian menderita sakit secara medis dan non medis. Selain itu, ada juga beberapa krama tangkil memohon agar diberikan keturunan,” ucapnya, menjelaskan.

Ditanya mengenai jenis upakara yang dibawa pemedek saat tangkil untuk melakukan permohonan, Jero Manggu Arsa mengatakan hanya banten pejati saja. Akan tetapi, setelah perhohonan pemedek tersebut terkabulkan, disusul dengan melakukan persembahan berupa ‘membayar’ janji atau sesangi yang sempat diucapkan saat pertama kali datang ke pura.

Tentunya saat ‘membayar’ sesangi tersebut pemedek biasanya melakukannya pada hari sesuai dengan ala ayuning dewasa yang mereka tentukan sendiri.

“Jadi tidak ada waktu khusus yang ditetapkan oleh pihak pura,” ujar Jero Mangku Arsa sambil menambahkan, kendati demikian, pemedek sebaiknya datang tangkil pada hari Purnama, Kajeng Kliwon, atau Rahinan Tilem.

Ia menjelaskan, beberapa pelingih yang ada di areal Pura Gede Luhur Batu Ngaus mulai dari Pelingih Taman Beji Agung digunakan untuk melukat atau sebagai sarana untuk meminta obat dan lain sebagainya. Kemudian, di areal pura juga terdapat Linggih Ida Betara Sri dan Linggih Ida Manik Galih, Pelingih Pasar Agung, dan Pelinggih Ida Betara Dalem Ped, Nusa Penida.

Di samping itu, terdapat pula Pelinggih Ida Ratu Pantai Selatan, serta di areal Penataran terdapat Pelinggih Ida Ratu Mas Ayu. Di ajeng pelingih ini  banyak pemedek yang secara khusus ‘nunas tamba’ untuk kesembuhan dari penyakit yang timbul secara niskala, ujarnya.

Apapun yang dilakukan pemedek di pura ini, pemangku yang ada hanya menjalankan poin-poin yang sudah dijalankan dari dulu, dan mengantarkan apa yang menjadi permintaan pemedek yang datang tangkil, kata Jero Mangku Arsa mengungkapkan.  (LE-BD)

Pos terkait