Denpasar, LenteraEsai.id – Adanya Musyawarah Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Cabang Kota Denpasar, diharapkan bisa semakin menguatkan kesolidan di antara anggota Hipmi, Pemerintah Daerah serta Stakeholders pendukung dalam mencetak para enterpreneur muda.
Dengan kosolidan itu pula diharapkan dapat mendukung upaya memulihkan kondisi perekonomian masyarakat yang tengah diterpa ujian akibat pandemi Covid-19, kata Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa saat membacakan sambutan Wali Kota Denpasar saat membuka Muscab Hipmi Kota Denpasar yang ditandai dengan penarikan layang-layang, di Gedung Dharma Negara Alaya, Jumat (4/2).
Pada kesempatan itu tampak hadir pula mantan Ketua Umum Hipmi Kota Denpasar IB Rai Dharma Wijaya Mantra yang juga mantan Wali Kota Denpasar periode 2008-2021, dan Ketua Umum Hipmi Kota Denpasar, Dewa Dodo Wirayudha.
Lebih Lanjut Arya Wibawa mengatakan, saat seperti ini, di mana lapangan pekerjaan semakin sulit dan terbatas, maka menjadi wirausaha merupakan alternatif jalan keluar. Kewirausahaan dipilih dengan dujuan untuk mendorong generasi muda agar dapat menjadi aktor utama pertumbuhan kesejahteraan bangsa. Melalui usaha yang dkembangkan dapat menghasilkan multiplier effects yang positif bagi perekonomian masyarakat.
“Mudah-mudahan dengan ini dapat memacu semangat kita khususnya bagi jajaran Hipmi Denpasar dalam mengeksplorasi diri dan lebih meningkatkan peran Hipmi dalam proses pembangunan perekonomian daerah pada masa yang akan datang,” ucapnya.
Dikatakan, kondisi dunia usaha saat ini penuh dengan persaingan yang kompetitif sehingga menuntut pelaku usaha melakukan inovasi perbaikan system/management. Mampu melihat peluang yang ada, sehingga tetap eksis dan berkembang dalam kondisi yang serba sulit dan kurang menguntungkan. Untuk berwirausaha biasanya kesulitan dalam memulainya. Kreativitas, mental positif dan pola pikir maju menjadi unsur utama bagi penciptaan karakter generasi muda yang handal, katanya.
“Saya berharap Hipmi akan menjadi Himpunan Para Inovator, Himpunan Para Pengusaha Muda Kelas Dunia, dan Himpunan Para Pemenang Dalam Kompetisi Baik Regional Maupun Internasional,” kata Arya Wibawa.
Sementara Ketua Umum Hipmi Kota Denpasar, Dewa Dodo Wirayudha mengatakan, Muscab BPC Hipmi Kota Denpasar 2022 nengangkat tema ‘Sueca Palemahan’ yang berarti menjaga keharmonisan antara manusia dan lingkungan sesuai konsep Tri Hita Karana.
Saat ini Hipmi Denpasar memiliki anggota berjumlah 372 orang yang sudah memiliki KTA. “Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besanya, dengan dibangunnya DNA ini memberikan kami ruang kreatifitas dan ekspresi seluas-luasnya bagi pemuda kota khususnya Hipmi. Bagi kami di Hipmi, DNA merupakan gedung bersejarah, di mana di sini Hipmi Bali melangsungkan Musda online pertama kalinya di Indonesia dan menjadi percontohan bagi Hipmi daerah lainnya, ucapnya.
Ia menyebutkan, hari ini sejarah terulang kembali di Muscab, di mana Hipmi Denpasar adalah BPC yang pertama kalinya di Indonesia meng-NFT-kan karya kegiatan Muscab-nya. “Kami juga mengapresiasi langkah Pemkot dalam pembangunan Monumen Sita Kapandung menggunakan NFT, kami nilai itu adalah langkah cerdas dan suatu loncatan besar bagi Pemkot dan keberhasilannya akan mengukir sejarah bagi kota,” katanya. (LE-DP)







