Terima DPRD Tabanan, Bupati Mahayastra: Satu-satunya Daerah Berani Keluar Dari BPJS

Gianyar, LenteraEsai.id – Bupati Gianyar I Made Mahayastra menerima kunjungan kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan di ruang kerja bupati di Gianyar, Jumat (7/5).

Di hadapan Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga beserta rombongan, Bupati Mahayastra menyampaikan berbagai terobosan yang dilakukannya selama memimpin Kabupaten Gianyar.

Bacaan Lainnya

Mahayastra mengatakan bahwa pihaknya kini fokus menata kota tanpa mengesampingkan sektor lainnya. Penataan Kota Gianyar dimulai dari wilayah Blahbatuh hingga memasuki jantung Kota Gianyar.

Khusus di pusat kota, Mahayastra memaparkan berbagai programnya seperti pembangunan Pasar Umum Gianyar, Alun-alun Kota Gianyar, bahkan mall yang akan dibangun tanpa menggunakan APBD untuk menghidupkan pusat Kota Gianyar, sehingga terjadi perputaran ekonomi.

“Kami di sini sedang membangun Pasar Umum Gianyar, yang nantinya menampung 1.800 pedagang termasuk pedagang pelataran. Alun-alun yang dulunya kumuh, kini telah ditata sehingga mempercantik Kota Gianyar,” ujarnya.

Dari segi kesehatan, Gianyar merupakan satu-satunya kabupaten di Bali yang berani keluar dari BPJS, dan memberikan jaminan kesehatan secara gratis kepada masyarakat Gianyar. Bahkan dirinya mengaku dengan langkah tersebut dapat mengefisiensi anggaran.

“Kami satu-satunya kabupaten yang berani keluar dari BPJS dan memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat Gianyar. Kami juga bekerja sama dengan beberapa rumah sakit di Bali seperti RSJ Bangli,” ujarnya.

Mendorong pelayanan kesehatan yang lebih baik, Mahayastra juga merenovasi gedung di RS Sanjiwani Gianyar dan membangun RS Payangan. Terlebih, RS Sanjiwani merupakan RS Rujukan Bali bagian timur yang menampung masyarakat dari Karangasem, Klungkung dan Bangli.

Membangun sistem birokrasi yang terbuka dan transparan, Gianyar memiliki aplikasi yang dapat diunduh masyarakat untuk mengetahui keberadaan Gianyar di bawah kepemimpinan Paket Aman.

“Setiap OPD memiliki aplikasi yang bisa diunduh masyarakat, seperti aplikasi yang dimiliki BPKAD. di sana dicantumkan berapa pajak yang masuk ke kas daerah dan diupdate setiap 2 jam sekali,” ucapnya, menandaskan.

Mengetahui langkah cerdas Bupati Gianyar, Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga mengakui Bupati Mahayastra sebagai bupati keren berprestasi yang enerjik mengelola Gianyar. Made Dirga juga menanyakan terkait kebijakan Mahayastra dalam menangani toko berjejaring yang ada di Gianyar.

Menjawab pertanyaan tersebut, Mahayastra mengaku akan mendorong jika ada masyarakat lokal yang ingin membuat toko modern. Namun secara tegas Mahayastra akan menutup izin baru bagi toko berjejaring yang akan buka di Gianyar, serta menutup toko berjejaring tanpa izin.

“Kami mendorong jika ada masyarakat Bali ingin membuat toko modern, sehubungan toko berjejaring multinasional sudah kami tutup izinnya. Artinya, tidak ada izin baru bagi orang luar, juga yang tidak berizin kami tutup,” katanya, menegaskan.  (LE-GN1)

Pos terkait