OTC Bali Terus Kembangkan Relasi di Dalam dan Luar Negeri Untuk Bantu Peserta Didik

Badung, LenteraEsai.id – Kampus OTC Bali melaksanakan giat seremonial wisuda yang keempat bertempat di Conrad Bali Resort Nusa Dua, Kabupaten Badung pada Jumat, 4 Desember 2020.

I Wayan Rediyasa SE, selaku Founder dan CEO dari OTC Bali pada kesempatan itu menyampaikan, wisuda IV OTC Bali kali ini mengangkat tema ‘SDM Unggul, Vokasi Kuat – Menguatkan Indonesia’.

Bacaan Lainnya

Ia menyebutkan, seperti diketahui bahwa tantangan global yang saat ini sedang melanda dunia adalah pandemi Covid-19. Secara realita, semua kalangan terpaksa harus berdampingan dengan pandemi Covid-19, yang tentunya harus selalu memprioritaskan kesehatan, sehingga sudah menjadi suatu keharusan untuk mentaati protokol kesehatan Covid-19.

Kenapa harus berdampingan ?, kata Rediyasa mempertanyakan, yang kemudian dijawab sendiri, karena masyarakat harus tetap bergerak untuk keseimbangan perekonomian.

Menurut Rediyasa, sektor pariwisata di manapun, merupakan sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Namun, OTC Bali selalu berusaha untuk menciptakan suatu solusi dan momentum guna menjadi lembaga vokasional yang terbaik pada tingkat global.

Searah dengan visi dan misi tersebut, Rediyasa menyatakan bahwa OTC Bali terus mengembangkan relasinya di dalam maupun luar negeri untuk membantu seluruh peserta didik yang telah dan akan bergabung di OTC Bali.

Beberapa wujud nyata upaya tersebut adalah dengan menjalin kerja sama penempatan magang di Taiwan, di mana secara data international dinyatakan bahwa Taiwan merupakan salah satu negara yang sangat bagus penanganan penyebaran Virus Corona atau Covid-19, sehingga Taiwan layak dijadikan tujuan penempatan magang peserta didik OTC Bali.

Dengan berbekal izin resmi pemagangan (Sending Organization) sesuai dengan SK Dirjen Binalattas Nomor: 2/999/HK.13/IX/2020, maka OTC Bali layak dinyatakan sebagai lembaga vokasi yang memiliki solusi menempatan magang dengan jaminan kuota 100% terhadap seluruh peserta didiknya.

Terlebih, lanjut dia, permintaan magang dari Taiwan kepada OTC Bali tergolong sangat tinggi, yaitu berkisar antara 1.000 sampai 1.600 oranmg per tahunnya, bahkan melebihi jumlah peserta didik di OTC Bali yang pada tahun ini tercatat sekitar 700 orang. “Itulah kelebihan OTC Bali dibandingkan dengan lembaga sejenis lainnya, di mana saat ini pasti mengalami kendala besar terkait penempatan magang di dalam negeri,” ucapnya, berbangga.

Selain jaminan kuota penempatan magang di luar negeri, OTC Bali juga telah memiliki solusi untuk output alumninya dengan cara menjalin kemitraan exclusive dengan beberapa pemilik agency kelas dunia, seperti halnya yang dilakukan oleh I Wayan Rediyasa SE selaku Penanggungjawab OTC Bali yang juga menjadi Kepala Cabang Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yaitu PT Millenium Muda Mandiri Bali yang telah memiliki MOU penempatan CPMI di kapal pesiar dengan CTI Worlwide. Dengan demikian, selain penempatan pada sektor land based, saat ini juga telah memiliki penempatan pada sektor sea based.

Penempatan lainnya yang dimiliki oleh OTC Bali adalah PT Sukamulia Mandiri Agung yang dipimpin oleh I Gde Leo Sastra STr Par. Di samping sebagai Kepala Cabang PT Sukamulia Mandiri Agung Cabang Bali, I Gde Leo Sastra juga adalah Coorporate Director OTC Bali, sehingga sudah tentu OTC Bali tidak merupakan lembaga yang hanya bekerja sama dengan P3MI, namun merupakan Pengelola Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), sehingga OTC Bali layak dipilih sebagai solusi buat masyarakat yang membutuhkan peningkatan pengetahuan, keterampilan dan perilaku di bidang hospitality untuk mendapatkan pekerjaan yang layak di luar negeri.

Dengan momentum dan optimisme tersebut, I Wayan Rediyasa SE dan I Gde Leo Sastra STr Par selaku pucuk pimpinan OTC Bali akan mengembangkan kembali OTC Bali di beberapa provinsi di luar Bali. Saat ini OTC Bali selain memiliki 6 cabang di Bali yaitu OTC Bali Gianyar dengan Direktur I Gde Leo Sastra STr Par, OTC Bali Denpasar dengan Direktur Ngakan Putu Purwita APar MM, OTC Bali Singaraja dengan Direktur Kadek Budi Artaya SE, OTC Bali Jembrana dengan Direktur Putu Arya Wahyu Widiantara, OTC Bali Karangasem dengan Direktur Ida Bagus Kade Wisnawa, dan OTC Bali Nusa Dua dengan Direktur I Nyoman Sedana APar MM.

Selain itu juga telah memiliki cabang di Lampung  dengan Direktur I Wayan Oky Tesen, dan di tahun 2021 akan segera mengembangkan ke Selayar, Bandung dan Manado, sehingga pada gilirannya OTC Bali akan memiliki 10 kampus di Indonesia.

Wisuda IV OTC Bali tahun 2020 merupakan bentuk nyata kepedulian pimpinan OTC BALI untuk memberikan pelayanan yang prima terhadap peserta didiknya, karena tempat pelaksanaan serimonial Wisuda IV OTC Bali dilaksanakan di salah satu hotel kelas dunia yang merupakan hotel bintang lima diamond, yaitu Conrad Bali Resort Nusa Dua.

Acarat wisuda tersebut tampak dihadiri undangan dari seluruh pemangku kebijakan pada Pemerintah Provinsi Bali, Assosiasi Profesi yang berkaitan dengan program OTC Bali, pimpinan industri usaha dan industri kerja, para profesional di bidang pariwisata, seluruh manajemen, staf dan instruktur OTC Bali serta orang tua/wali wisudawan dan wisudawati. Diharapkan momentum ini mampu memicu motivasi alumni OTC BALI untuk berkarya dan menjadi bukti sukses keluarga, lembaga dan masyarakat Indonesia pada tingkat Global.

I Wayan Rediyasa SE selaku penanggung jawab OTC Bali menitipkan pesan terhadap wisudawan/ti ke-4 OTC Bali agar senantiasa menjadi pelaku pariwisata yang unggul, kompeten, berkarakter dan berdedikasi tinggi untuk menjadi pribadi yang sukses dan mampu menjaga nama baik diri dan almamater OTC Bali, sehingga bisa menjadi kebanggaan nusa dan bangsa.

Apabila proses penempatan PMI ke luar negeri telah dibuka oleh pemerintah, maka diharapkan seluruh alumni bisa kembali untuk mengajukan lamaran kerja melalui Agency P3MI untuk mendapat layanan prioritas utama sebagai alumni OTC Bali, ucapnya.

Untuk mendukung perkembangan OTC Bali bisa bersaing secara nasional maupun internasional, Rediyasa juga turut aktif pada berbagai assosiasi dan organisas,i seperti FKP KPI, HP3KI, Forum Auditor Pariwisata, Kopitu dan juga saat ini sebagai Ketua TUK Lembaga Sertifikasi Kompetensi Perhotelan Kapal Pesiar Indonesia di Provinsi Bali.  (LE-BD)

Pos terkait