Buleleng, LenteraEsai.id – KM (33), tersangka pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban Gede Metayasa alias Tangkas (39) tewas meregang nyawa, akhirnya datang menyerahkan diri ke Kantor Polsek Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Senin (16/11) malam.
Petugas pada Polsek Kututambahan ketika dihubungi membenarkan bahwa tersangka KM yang penduduk Banjar Dinas Kubuanyar, Desa dan Kecamatan Kubutambahan, telah menyerahkan diri usai melakukan tindak penganiayaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia.
Kejadian tersebut bermula dari korban Gede Mertayasa alias Tangkas pada Senin malam sekitar pukul 18.30 Wita mendatangi rumah tersangka KM untuk menayakan permasalahan yang terjadi antara pelaku dengan adik korban.
Namun belum sempat berbicara banyak, pelaku yang sehari-harinya bekerja sebagai seorang nelayan itu, tiba-tiba menyerang korban yang juga memiliki profesi yang sama.
Polisi menyebutkan, serangan yang dilakukan KM dengan senjata taah, semacam badik, menyebabkan korban yang tangan kosong tidak bisa menghindar hingga kemudian jatuh tersungkur berlumuran darah dengan sejumlah luka-luka.
Dari hasil pemeriksaan petugas, korban Gede Mertayasa diketahui mengalami luka robek di bagian dada, perut dan luka menganga di kedua tangannya.
Korban oleh tetangganya sempat dilarikan ke RSUD Buleleng, namun nyawanya tak berhasil diselamatkan.
Untuk mengetahui mengenai motif dan latar belakangan timbulnya perselisihan hingga kemudian terjadi aksi pembunuhan, tersangka pelaku KM kini ditahan pihak Polsek Kubutambahan guna pengusutan lebih lanjut.
Sementara sebuah taah atau badik yang telah dipakai menghabisi nyawa korban, disita polisi sebagai barang bukti tindak pidana. (LE-BL)







