Buleleng Gelar Pra-Porprov 2026, Bidik Target Juara di Porprov Bali 2027

Buleleng Gelar Pra-Porprov 2026, Bidik Target Juara di Porprov Bali 2027
Pra-porprov Bali di Lapangan Tenis GOR Bhuana Patra Singaraja, Rabu (9/9). (Foto: Pemkab Buleleng)

Buleleng, LenteraEsai.id – Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng resmi membuka gelaran Pra-Pekan Olahraga Provinsi (Pra-Porprov) Bali di Lapangan Tenis GOR Bhuana Patra Singaraja, Rabu, 9 September 2026. Ajang pemanasan ini digelar sebagai langkah awal persiapan Buleleng yang akan bertindak sebagai tuan rumah Porprov Bali 2027 mendatang.

Pembukaan acara dihadiri oleh jajaran Pengurus Kabupaten (Pengkab) cabang olahraga se-Buleleng, pengurus KONI Buleleng, pejabat Pemkab Buleleng, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Wakil Bupati Buleleng yang juga menjabat Ketua KONI Buleleng Gede Supriatna, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Gede Suyasa.

Bacaan Lainnya

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyambut positif pelaksanaan Pra-Porprov yang baru pertama kali diadakan ini. Menurutnya, ajang ini menjadi instrumen penting untuk menyeleksi aset atlet potensial sebelum diterjunkan ke Porprov Bali 2027.

Sutjidra menekankan pentingnya kedisiplinan, stamina, keterampilan, hingga kesiapan mental para atlet. “Dengan adanya Pra-Porprov ini, pengurus bisa memproyeksikan target medali yang bisa diraih. Ada gambaran jelas siapa saja yang berpotensi mendulang medali untuk Kabupaten Buleleng,” ujar Sutjidra di lokasi acara.

Untuk meningkatkan kualitas atlet, Pemkab Buleleng menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Kerja sama ini mencakup pengujian ilmiah kondisi fisik atlet, mulai dari saturasi, ketahanan (endurance), hingga kelenturan otot.

“FOK Undiksha fasilitasnya sangat lengkap. Kita manfaatkan agar atlet yang bertanding benar-benar dalam kondisi prima,” kata Sutjidra. Ia juga memastikan Pemkab Buleleng tetap menyiapkan stimulus berupa bonus bagi atlet peraih medali emas, perak, maupun perunggu.

Terkait kesiapan infrastruktur olahraga sebagai tuan rumah, Sutjidra menjelaskan bahwa perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) akan dimulai secara bertahap pada APBD Perubahan tahun ini, lalu dilanjutkan pada APBD Induk 2027.

Sementara itu, Ketua KONI Buleleng sekaligus Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengungkapkan bahwa Pra-Porprov ini berlangsung mulai 9 September hingga 15 Desember 2026. Ajang ini dirancang khusus untuk memetakan kekuatan serta mengejar target juara pada Porprov Bali 2027.

“Pra-Porprov ini bertujuan memproyeksikan dan menyeleksi atlet. Kami membagi kriteria atlet menjadi dua: atlet elite yang sudah meraih medali pada Porprov 2025, serta atlet bayangan hasil Pra-Porprov ini yang akan melapisi atlet utama,” jelas Supriatna.

Selain seleksi, KONI Buleleng juga menggerakkan sejumlah program pembinaan terintegrasi, seperti talent scouting untuk pemetaan bakat atlet, pelatih fisik bersertifikasi nasional, hingga penerapan sport intelligence.

“Penerapan sport intelligence ini penting untuk memberikan informasi strategi bagi kami terkait peta kekuatan kompetitor,” tutur Supriatna.

Mengenai estimasi kontingen, Buleleng diproyeksikan akan menurunkan sekitar 900 personel pada Porprov Bali 2027. Supriatna menambahkan, usai Pra-Porprov, persiapan tidak berhenti begitu saja. Seluruh cabang olahraga akan dilanjutkan dengan pemusatan latihan (training center/TC) intensif menjelang hari pertandingan. (LE-VJ)

Pos terkait