Mangupura, LenteraEsai.id – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti Kamis, 3 September 2026 memimpin rapat paripurna DPRD Badung. Dengan agenda tunggal penyampaian rancangan APBD perubahan TA 2026 oleh Bupati Badung. Berlangsung di ruang sidang Utama Gosana Kantor DPRD Badung.
Anom Gumanti didamping tiga orang Wakil Ketua DPRD Badung. Yakni Anak Agung Ngurah Ketua Agus Nadi Putra, I Made Wijaya dan I Made Sunarta. Rapart diikuti anggota DPRD Badung yang sudah memenuhi qourum. Hanya beberapa orang anggota yang absen. Dari pejabat eksekutif hadir Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wakil Bupati Badung I Bagus Alit Sucipta, Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba dan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Badung. Serta undangan seperti Forkompimda Badung dan lainnya.
Ketua DPRD Badung dalam pengantarnya menggunakan bahasa Bali halus. Karena rapat paripurna bertepatan hari Kamis, wajib berbahasa Bali dan pakaian adat Bali. Tetapi hanya pengantar, selebihnya menggunakan bahasa Indonesia.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan rancangan APBD perubahan TA 2026 secara cukup rinci. Juga dalam pengantarnya menggunakan bahasa Bali. Antara lain pendapatan daerah dirancang Rp10,5 triliun lebih. Meningkat Rp170 miliar lebih (1,65 ℅) dari APBD induk TA 2026, yaitu sebesar Rp10,3 triliun lebih.
Pendapatan daerah dirancang Rp9,7 triliun lebih. Meningkat Rp181 miliar lebih (1,91 ℅) dari APBD induk 2026 sebesar Rp9,5 triliun lebih. Pendapatan transfer dirancang Rp787 miliar lebih turun Rp14,7 miliar (1,84 ℅) dari APBD induk. Yaitu sebesar Rp802 miliar lebih. Dan lain-lain pendapatan sebesar Rp3 miliar lebih.
Belanja daerah dirancang Rp13 triliun lebih, meningkat Rp1,5 triliun lebih daripada APBD induk 2026. Belanja infrastruktur dirancang 59,23 persen. Untuk membiayai pembebasan lahan yang akan dipakai jalan baru guna memngatasi kemacetan lalulintas dan seterusnya.
Pewarta: Made Astra
Redaktur: Laurensius Molan







